Sulteng Hari Ini
Sulteng Ekspor Perdana 3.000 Ton Kelapa dari Pantoloan Palu Langsung ke Hainan China
Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng, Richard Arnaldo bersama Wali Kota Palu, Hadianto R
TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng, Richard Arnaldo bersama Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid melepas ekspor perdana 3.000 ton kelapa semi husked.
Komoditi itu dikespor oleh PT Sulawesi Global Commodity melalui Pelabuhan Pantoloan Palu.
“Ini menjadi momentum bagi Sulawesi Tengah untuk meningkatkan kapasitas ekspor daerah dengan adanya upaya ekspor langsung dari Pantoloan menuju Pelabuhan di Hainan, China,” kata Richard Arnaldo, Sabtu (19/3/2022) sore.
Lanjutnya, ekspor atau pengiriman langsung itu memangkas waktu tempuh
Dari biasanya 25 sampai 45 hari, menjadi 5 sampai 6 hari.
Menurutnya, pemda terus berupaya meningkatkan ekspor daerah, melalui pembentukan tim terpadu, membangun jejaring antar eksportir dan importir untuk dapat ekspor langsung dari Pantoloan dan memudahkan layanan Surat Keterangan Asal (SKA) serta membangun Klinik Ekspor.
Terakhir, Ia berharap upaya hilirisasi produk ekspor sehingga kedepannya Sulteng tidak hanya mengekspor produk komoditi tetapi juga dapat mengekspor produk non komoditi yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
Untuk diketahui, PT.Sulawesi Global Commodity selain melakukan ekspor kelapa Semi Husked di lokasi KEK juga melakukan kegiatan Industri pengolahan kelapa dan turunannya, diantaranya pengelolaan Air Kelapa dan Sabut Kelapa. (*)