Buol Hari Ini

Amran Batalipu Laporkan Wakil Bupati Buol dan Pengacara ke Polda Sulteng, Ini Persoalannya

Menurut Amran Batalipu, Abdullah Batalipu menuduhnya membuat kegaduhan di Kabupaten Buol.

Penulis: Moh Salam | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/MOH SALAM
Bupati Buol periode 2007-2012 Amran Batalipu. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Bupati Buol periode 2007-2012 Amran Batalipu melaporkan Wakil Bupati Buol Abdullah Batalipu dan pengacara Andri Wawan MS Husen ke Polda Sulteng.

Laporan Amran berdasarkan nomor LP/155/V/2022/SPKT/POLDA SULTENG  ditandatangani Komisaris Polisi Djoni Ginoga.

Menurut Amran Batalipu, Abdullah Batalipu menuduhnya membuat kegaduhan di Kabupaten Buol.

Selain itu, Abdullah Batalipu juga menyebutkan bahwa Amran masih tahanan Tipikor dan bebas bersyarat.

“Padahal saya ini murni karena menjalankan tindakan seperti yang tercantum dalam surat lepas No.W11.PAS1.PK .01.01.02-2635,” jelas bupati ke 3 Buol itu di redaksi TribunPalu.com, Jl Emmy Saelan, Kota Palu, Rabu (25/5/2022).

Kata Amran, Abdullah Batalipu juga menuduhnya memprovokasi PNS Buol dan mencemarkan nama baik Pemda.

Baca juga: Wabup Buol Bakal Laporkan Eks Bupati Amran Batalipu ke Polisi, Ini Persoalannya

“Saya ini rakyat biasa, tidak punya kekuatan apapun mau menekan PNS Buol. Hanya Pemerintah Buol arogan, masa PNS yang datang silaturahim dan berfoto sama saya langsung di non job dan dimutasi,” ucap Amran.

Pengacara Pemkab Buol Andri Wawan MS Husen juga turut dilaporkan Amran Batalipu atas pencemaran nama baik.

Kepala Bimbingan Klien Dewasa Bapas Klas II Palu Surya Putra turut membantah tudingan pengacara Adriawan terkait status Amran Batalipu.

"Dia bilang sudah koordinasi dengan Bapas. Sampai sekarang saya tidak pernah komunikasi," ucap Surya.

Dia juga meluruskan terkait status Amran Batalipu.

"Amran Batalipu itu bebas murni, artinya dinyatakan telah menjalani masa pidana berdasarkan surat Lapas Suka Miskin," ucap Surya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Buol berencana melaporkan mantan Bupati Buol Amran Batalipu ke polisi.

Hal itu terkait adanya upaya penghinaan dan ujaran kebencian yang dilakukan Amran Batalipu kepada Pemkab Buol.

Baca juga: Disebut Khianati Amanah Partai, Sekretaris Golkar Buol Ungkap Kesalahan Abdullah Batalipu

Wakil Bupati Buol Abdullah Batalipu menuturkan, Amran Batalipu tidak menunjukkan iktikat baik sejak dibebaskan bersyarat dan kembali ke Kabupaten Buol.

"Jadi Amran Batalipu ini setelah bebas bersyarat kembali ke Buol justru tidak menunjukkan iktikat baik, malah memprovokasi masyarakat termasuk PNS," ujar Abdullah Batalipu, Selasa (24/5/2022).

Selain itu, Pengacara Pemkab Buol Andri Wawan menyebutkan, saat ini status Amran Batalipu merupakan bebas bersyarat.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved