Sabtu, 25 April 2026

Sadar 'Dihipnotis' Ferdy Sambo, Para Bawahan Menangis Kini Hanya Bisa Menyesali Perbuatan Mereka

Irjen Ferdy Sambo berhasil "menghipnotis" para bawahannya soal kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Handover
Skenario palsu Ferdy Sambo berhasil dibongkar berkat pengakuan Bharada E dan rekaman CCTV yang ditemukan Timsus Mabes Polri. 

TRIBUNPALU.COM - Akting Ferdy Sambo berhasil membuat para bawahannya terhipnotis.

Diketahui Ferdy Smabo sempat membuat skenario untuk menutupi pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Skenario dugaan pelecehan seksual terhadap istri Sambo dan baku tembak yang menewaskan Yosua semula dipercayai oleh para anak buahnya di kepolisian.

Setelah rekayasa itu terbongkar, kini, para bawahan Sambo yang ikut terseret kasus ini hanya bisa menyesal.

Demikian yang tergambar dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar Kamis (25/8/2022) hingga Jumat (26/8/2022) yang berujung pemecatan Sambo sebagai personel kepolisian.

Ini diungkap oleh anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Yusuf Warsyim yang turut hadir dalam sidang etik.

Baca juga: Ferdy Sambo Hubungi Hotman Paris setelah Kematian Brigadir J Mencuat, Minta Tolong untuk Didampingi

Baca juga: Jenderal Bintang 2 Cium Kejanggalan Terkait Nasib Istri Sambo, Bandingkan dengan Angelina Sondakh

Skenario pelecehan

Dalam sidang etik terungkap, Sambo memengaruhi para bawahannya agar percaya bahwa istrinya, Putri Candrawathi, dilecehkan oleh Brigadir J.

Mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri itu bahkan menyinggung pangkat jenderal bintang dua yang disandangnya.

"Dari keterangan-keterangan saksi bawahannya kemarin itu, yang muncul adalah pada waktu itu percaya dengan skenario FS (Ferdy Sambo)," kata Yusuf dalam siaran langsung YouTube Kompas.com, Rabu (31/8/2022).

"Sampai FS itu memeragakan, 'percuma ada bintang dua di sini (di kerah baju) kalau harkat dan martabat keluarga kita itu dinodai. Untuk apa?'," tuturnya.

Ke para anak buahnya, Sambo juga mengandaikan bagaimana jika pelecehan itu terjadi pada keluarga mereka.

"Terus ditanya lagi (ke) bawahannya, 'itu kalau terjadi kepada kamu, bagaimana posisinya?'. Menyampaikan istrinya itu (dengan sebutan) mbakmu. 'Itu kalau terjadi itu bagaimana? Apa yang terjadi pada mbakmu terjadi?'," ujar Yusuf.

Yusuf mengatakan, kalimat-kalimat Sambo itu seolah berhasil menghipnotis para anak buahnya. Akhirnya, mereka pun percaya istri Sambo dilecehkan oleh Brigadir J.

"Itu jadi disugesti apakah hipnotis dan sebagainya. Itu yang muncul di keterangan saksi pada waktu kemarin mereka pada waktu itu mempercayai apa yang dikatakan oleh FS," katanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved