Banggai Hari Ini

Pemkab Banggai Kucurkan Rp 6,9 M untuk BLT Atasi Dampak Kenaikan BBM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai juga akan menyalurkan BLT kepada maysarakat kurang mampu di daerah ini.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Muh Ruliansyah
TribunPalu.com/Asnawi Zikri
Warga berebut nomor antrean penyaluran BLT BBM dan BPNT sebesar Rp 500 ribu dari Pemerintah Pusat. Penyaluran dilakukan di Kantor Pos Cabang Luwuk, Kamis (8/9/2022). 

Laporan Jurnalis TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Bantuan Langsung Tunai (BLT) akibat dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak hanya dari pemerintah pusat.

Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banggai juga akan menyalurkan BLT kepada maysarakat kurang mampu di daerah ini. 

Juga untuk mengatasi inflasi akibat kenaikan harga BBM

Bupati Banggai Amirudin Tamoreka menyampaikan bahwa Pemkab Banggai akan menggelontorkan Rp 6,9 miliar yang bersumber dari Dana Transfer Umum (DTU).

"Rp 6,9 miliar ini yang akan kita peruntukan kepada orang-orang yang belum mendapatkan Bansos, BLT dan lain sebagainya," papar Bupati Amirudin.

Baca juga: Pemkab Banggai Minta Pertamina Transparan soal Data BBM Subsidi

Diketahui, pemerintah pusat meminta agar Pemerintah Daerah mengalokasikan 2 persen dari Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) yang penyalurannya pada tahun 2022.  

Hal ini disampaikan Bupati Amirudin saat memimpin rapat koordinasi pengendalian inflasi, pengawasan distribusi BBM dan elpiji pada Jumat (9/9/2022).

Selain itu, Bupati Amirudin menyampaikan, terdapat Dana Insentif Daerah (DID) yang akan digunakan untuk atasi inflasi di Kabupaten Banggai sebesar Rp 23 miliar dari total yang tersedia Rp 31 miliar.

Bupati Amirudin juga menyampaikan dari dana Covid-19 akan digunakan 60 persen untuk atasi dampak kenaikan harga BBM, sehingga totalnya sekitar Rp 17 miliar.

"Berdasarkan ketentuan dari kementerian yang bisa kita gunakan itu 60 persen," katanya.

Selain itu, kata dia, terdapat juga dana BLT dari Pemkab Banggai yang bisa digunakan sebesar Rp 3 miliar untuk atasi inflasi dan dampak kenaikan harga BBM.

"Totalnya, kurang lebih hampir Rp 50 miliar. Mudah-mudahan dengan angka ini bisa mengatasi inflasi," papar Bupati Amirudin. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved