Sigi Hari Ini

Pemkab Intervensi Sektor Pertanian dan Transportasi untuk Pengendalian Inflasi di Sigi

Mengantisipasi dan pengendalian inflasi dari Kenaikan BBM, Pemerintah Kabupaten Sigi mengalokasikan sebanyak Rp 3,4 Miliar dari APBD.

Penulis: Moh Salam | Editor: Haqir Muhakir
salam
Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta, Mengantisipasi dan pengendalian inflasi dari Kenaikan BBM, Pemerintah Kabupaten Sigi mengalokasikan sebanyak Rp 3,4 Miliar dari APBD. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Mengantisipasi dan pengendalian inflasi dari Kenaikan BBM, Pemerintah Kabupaten Sigi mengalokasikan sebanyak Rp 3,4 Miliar dari APBD.

Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta mengatakan, alokasi anggaran untuk pengendalian inflasi di wilayah Mareso Masagena merupakab kebijakan nasional. 

"Memang ada dana yang sudah diatur dan Sigi punya Rp 3,4 Miliar nantinya diperuntukkan sesuai dengan kondisi Kabupaten Sigi," ujar Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta.

Suami Anggota DPRD Sigi itu menjelaskan, alokasi anggaran tersebut nantinya akan disubsisdi ke sejumlah sektor seperti pertanian dan lain sebagainya. 

Masing-masing daerah melakukan alokasi anggaran sebanyak dua persen dari APBD. 

Baca juga: Lowongan Kerja di Bank Muamalat Palu untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat, D3 hingga S1, Ini Syaratnya!

Pria Kelahiran 19 September 1968 menuturkan, sektor yang mendapatkan subsidi dari anggaran dua persen untuk ketahanan pangan.

Salah satunya sektor pertanian menjadi perhatian khusus dalam intervensi pengendalian inflasi.

"Tentu kalau di Sigi banyak petani maka kita akan subsidi untuk penggunaan Solar bagi Handtractor milik kelompok tani," kata Irwan Lapatta. 

Bantuan Subsidi itu tidak diberikan kepada perorangan namun per kelompok dan memiliki Handtractor. 

"Bentuk subsidinya yaitu pemerintah menanggung bahan bakar alat mesin pertanian, sehingga petani tidak terbebani dengan harga BBM yang naik," tutur Irwan menambahkan. 

Ketua Partai Golkar Sigi itu menambahkan, subsidi lainnya juga akan diberikan untuk sektor transportasi di wilayah pedalaman. 

Menurutnya, harga transportasi ojek diwilayah tersebut 

"Jadi ada subsidi juga diberikan ke ojek yang beraktivitas di Kecamatan Kulawi Selatan dan Pipikoro, supaya harga ojek tidak naik dan tetap stabil," sebut Bupati Sigi. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved