Bripka RR Sebut Pernyataan Kapolri Salah, Tegaskan Senjatanya Tak Digunakan untuk Bunuh Brigadir J

Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR berani membantah pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Handover
Bripka Ricky Rizal (RR). 

TRIBUNPALU.COM - Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR berani membantah pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pasalnya Bripka RR mengaku bahwa pernyataan Kapolri soal senjata yang digunakan Bharada E untuk membunuh Brigadir J salah.

Bripka RR menegaskan bahwa Bharada E tidak menggunakan senjata miliknya untuk membunuh Brigadir J seperti yang dikatakan Kapolri.

Demikian bantahan Bripka RR soal senjata yang digunakan untuk menembak Brigadir J itu disampaikan oleh kuasa hukumnya, Zena Dinda Defega.

Baca juga: Sama-sama Korban Skenario Jahat, Brigjen Hendra dan Bharada E Diperlakukan Berbeda Oleh Ferdy Sambo

Menurut Dinda, berdasarkan pengakuan kliennya, saat terjadi insiden penembakan terhadap Brigadir J, senjata Bripka RR berada di dalam tas.

Adapun tas tersebut, kata dia  ditinggal Bripka RR di dalam mobil yang terparkir di sekitar rumah mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Bukan, jadi senjata yang dipakai Bharada E itu bukan senjata RR," kata Zena kepada wartawan di Jakarta pada Selasa (20/9/2022).

"Karena saat terjadi peristiwa (penembakan) tersebut, Bripka RR itu senjatanya ada di dalam tasnya dan tasnya ada di mobil."

Zena mengatakan, keterangan Bripka RR mengenai bukan senjatanya yang digunakan untuk menembak Brigadir J itu tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) kliennya.

“Itu tidak benar (memakai senjata Bripka RR) dan sudah berada di setiap keterangan BAP,” tutur Zena.

Dalam BAP tersebut, dijelaskan bahwa Bripka RR sebelum masuk ke rumah dinas Ferdy Sambo atau tempat kejadian perkara (TKP), sempat memarkirkan mobil.

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved