Operasi Zebra Tinombala

Operasi Zebra Tinombala di Sulteng, Kapolda: Jangan Sampai Ada Ucapan Buat Sakit Hati Masyarakat

Ratusan personel gabungan dilibatkan salam Operasi Zebra Tinombala 2022, di Sulteng.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
Handover/Humas Polda Sulteng
Ratusan personel gabungan dilibatkan salam Operasi Zebra Tinombala 2022, di Sulteng. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ratusan personel gabungan dilibatkan salam Operasi Zebra Tinombala 2022, di Sulteng.

Operasi Zebra Tinombala itu akan berlangsung Rabu 3 Oktober 2022 sampai dengan 16 Oktober 2022.

Kegiatan 14 hari itu dalam rangka mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi memimpin apel gelar pasukam di Makopolda Sulteng, Jl Soekarno-Hatta, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikukore, Kota Palu.

Dalam sambutannya Perwira Tinggi Polri itu mengatakan, masyarakat mengharapkan edukasi dan contoh yang baik dari penegak hukum di jalan raya.

Baca juga: Polisi Anggap Tak Ada Pidana Pada Dugaan Pengrusakan Kebun Sawit di Bolano Parimo

"Dalam pelaksanaan operasi ini, kita bisa memberikan contoh yang baik dalam sikap, prilaku dan ucapan kita terhadap masyarakat. Jangan sampai ada kata-kata yang membuat sakit hati masyarakat," ujar Rudy.

Rudy menyampaikan, perosnel harus mampu merebut hati masyarakat dengan sikap, prilaku dan ucapan yang baik, serta dapat menjadi tauladan.

"Ini dikerjakan tidak hanya saat operasi tetapi setelah operasi sikap tersebut terus dipertahankan," kata Rudy.

Sementara itu Dirlantas Polda Sulteng, Kombes Polisi Kingkin Winisuda menjelaskan, personel gabungan terlibat sebanyak 469 orang.

Pelaksanaan Operasi Zebra Tinombala lebih mengedepankan tidakan edukatif dan persuasif serta humanis.

"Jumlah 459 personel gabungan dari Polri, Dishub, dan POM TNI," ujar Kingkin Winisuda.

Baca juga: Nasdem Deklarasi Anies Baswedan Presiden, Demokrat: Selaras dengan Semangat Perubahan dan Perbaikan

Selain itu Dia juga mengatakan, dalam pelaksanaan operasi didukung penegakkan hukum secara elektronik serta teguran simpatik.

Upaya tersenit dilakukan dalam rangka meningkatkan simpati masyarakat terhadap Polri.

Kemudian juga tertujuan agar menekan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas.

Serta meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19.

"Diharapkan adanya peran seluruh stakeholder dan masyarakat lalu lintas untuk mendukung suksesnya pelaksanaan operasi Zebra Tinombala-2022 di Sulteng," ujar Kingkin.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved