Poso Hari Ini
Oknum Guru Pukul Murid di Poso Tak Ditahan, Mengaku Sudah Minta Maaf
Oknum guru SMA Negeri 2 Poso berinisial YP baru-baru ini viral karena videonya berdurasi 1 menit 10 detik tersebar di media sosial saat menendang dua
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril
TRIBUNPALU.COM, PALU - Oknum guru SMA Negeri 2 Poso berinisial YP baru-baru ini viral karena videonya berdurasi 1 menit 10 detik tersebar di media sosial saat menendang dua siswanya.
Kejadian tersebut terjadi di SMA Negeri 2 Poso, Jl Eboni, Kelurahan Ranononcu, Kecamatan Poso Kota Selatan, Kabupaten Poso, tanggal Kamis 13 Oktober sekitar pukul 12.15 Wita.
Kepala Seksi Humas Polres Poso Basirun Laele mengatakan, oknum YP tidak dilakukan penahanan.
Pasalnya kedua orang tua korban tidak keberatan dan tidak menuntut secara hukum kepada pelaku.
"Sebenarnya pelaku bisa dikenakam pasal 80 UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," ujar Basirun Laele, Senin (17/10/2022) 19.00 Wita.
Baca juga: Anak Binaan LPKA Palu Tampilkan Hadroh dan Marawis di Maulid Nabi Muhammad SAW
Basirun Laele menuturkan, kejadian pemukulan bermula pada hari Kamis 13 Oktober 2022 sekitar pukul 11.00 Wita.
Saat itu kedua siswa korban pemukulan berinisial MT dan MV tidak menbikuti proses belajar dikelas dan keduanya hanya pergi kesamping kelas tepatnya belakang WC yang ada di sekolah.
Kemudian muncul oknum YP selaku wali kelas yang hendak pergi kekantin melihat keduanya dan menegurnya masuk kedalam kelas.
Akan tetapi kedua anak korban tersebut tidak masuk kekelas melaikan pindah ke tempat lain.
Sekitar pukul 11.30 Wita kedua anak korban tersebut dipanggil oleh oknum YP agar masuk kedalam kelas.
Namun sebelum masuk kedalam kelas, handphone anak korban MT diambik oleh YP dan dilemparkan kehalaman depan kelas.
"Setelah itu anak korban ditarik kedalam kelas kemudian ditendang mengenai belakanh korban, setelah itu ditampar. Sedangkan MV ditarik kedalam kelas kemudian dilempari tas dan mengenai kepala anak korban tersebut," jelas Basirun Laele.
Setelah kejadian pemukulan tersebut, menurut keterangan Basirun Laele, oknum YP langsung menghubungi kedua orang tua murid tersebut melalui telepon.
Serta memberitahukan bahwa kedua siswa tersebut telah dipukuli karena membuat pelanggaran.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Oknum-Guru-SMAn-2-Poso.jpg)