Kamis, 9 April 2026

Parimo Hari Ini

Gubernur Sulteng Harap HARKANNAS di Parimo Dukung Pengembangan Sektor Kelautan dan Perikanan

Gubernur Sulteng Rusdy Mastura berharap agar kegiatan HARKANNAS ke-9 di Kabupaten Parimo beri manfaat dalam Pengembangan Sektor Kelautan dan Perikanan

Penulis: Citizen Reporter |
handover
Wakil Gubernur Sulteng Mamun Amir saat kegiatan HARKANNAS. Gubernur Sulteng Rusdy Mastura berharap agar kegiatan HARKANNAS ke-9 di Kabupaten Parimo beri manfaat dalam Pengembangan Sektor Kelautan dan Perikanan 

TRIBUNPALU.COM - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Rusdy Mastura berharap agar kegiatan Hari Ikan Nasional (HARKANNAS) ke-9 di Kabupaten Parigi Moutong dapat memberi manfaat secara berkesinambungan dalam Pengembangan Sektor Kelautan dan Perikanan.

Hal itu disampaikan Gubernur Rusdy Mastura dalam sambutannya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Sulteng Mamun Amir saat kegiatan Harkannas telah dilaksanakan.

Dihadapan para Pejabat, Mamun mengaku belum merasa lengkap jika yang datang ke Parigi Moutong namun belum mencicipi Durian Montong dan juga makan Keledo di Palu.

“Tadi saya katakan makan durian dulu pak, kemudian kalau di Palu makan Kaledo sehingga resmi sebagai masyarakat Sulawesi Tengah,” guraunya.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam pengembagan sektor Kelauatan dan Perikanan yang berkelanjutan di Sulawesi Tengah khususnya di Kabupaten Parigi Moutong,” tambahnya.

Kata Mamun, pengembangan sektor Kelautan dan Perikanan sejalan dengan visi misi kebijakan program gerak cepat menuju Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju.

“Melalui kesempatan ini pula kami memberikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan kepada daerah kami sebagai tuan rumah acara Harkannas ke-9 tahun 2022” Katanya.

Mamun berharap, semoga kegiatan Harkannas menuai sukses dan manfaat besar.

Pertama untuk mensosialisasikan kepada masyarakat betapa pentingnya konsumsi ikan bagi kehidupan untuk menjadikan masyaraat sehat dan tangguh.

Kata ia, dengan gemar makan ikan juga diharapkan mampu menurunkan Prevelensi Stunting Nasional menjadi 14 persen pada tahun 2024.

Kedua untuk mendorong kreativitas dan inovasi pelaku usaha melalui kegiatan Pemeran dan lomba masak.

Semoga kata ia berimplikasi dalam produktivitas hasil kelautan dan Perikanan di Sulawesi Tengah khususya di Parigi Moutong.

Sebagai informasi Mamun mengatakan, Sulawesi Tengah memiliki luas daratan 61.841,29 kilometer persegi dengan luas lautan urusan kewenangan Pemerintah Provinsi sebesar 7.450,266,11 hektar.

Panjang garis pantai 6.481,86 kilometer, dan jumlah pulau 1.572 buah atau sekitar 38 persen Wilayah Pulau Sulawesi berada di Wilayah Sulawesi Tengah.

“Memang Sulawesi Tengah jarak tempuh agak jauh, kalau kita ke timur kurang lebih 14 jam kalau lewat darat, begitu juga ke barat 14 jam. Olehnya ini perlu transportasi laut lebih cepat kalau kita mau menyelesakan masalah,” Pungkasnya.

Sumber: Tribun Palu
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved