Minggu, 10 Mei 2026

Orang Tua Bharada E Bongkar Doktrin Ferdy Sambo, Tatapan Ichad Kosong: Ada Beban Berat

Orangtua Bharada E membongkar adanya doktrin dari Ferdy Sambo untuk menutupi kebenaran kasus pembunuhan Brigadir J.

Tayang:
WARTA KOTA/YULIANTO
Terdakwa Bharada Richard Eliezer atau Bharada E berbincang dengan penasihat hukumnya saat menghadiri sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (7/11/2022). 

TRIBUNPALU.COM - Orangtua Bharada E membongkar adanya doktrin dari Ferdy Sambo untuk menutupi kebenaran kasus pembunuhan Brigadir J.

Bahkan karena doktrin itu, Bharada E sampai berani berbohong kepada orantuangnya.

Kedua orangtua Bharada E, Sunandang Junus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang akhirnya muncul di hadapan publik.

Orangtua Bharada E mengaku anaknya sempat diminta untuk percaya pada skenario Ferdy Sambo.

Baca juga: Bharada Eliezer Sempat Berdoa Sebelum Tembak Brigadir J: Ubah Pikiran Pak Sambo, ya Tuhan!

Sunandang dan Rynecke saat itu diminta agar percaya skenario, jika anaknya tembak menembak dengan Brigadir J.

Ternyata naluri seorang ibu tak bisa dibohongi.

Ibunda diam-diam tahu jika sang anak tengah berbohong kepadanya.

"Tidak seperti Ichad (panggilan karib Bharada E) yang sebenarnya," kata Alma, dan diiyakan oleh Junus, dikutip dari tayangan Talkshow “Rosi” yang tayang di Kompas TV pada Kamis, 1 Desember 2022.

Dalam acara tersebut, presenter Rosiana Silalahi (Rosi) awalnya bertanya kepada orang tua Bharada E, seperti apa tanggapan mereka berdua di awal saat Bharada E masih mempertahankan skenario Sambo.

Mulanya ayah Bharada E, Junus mempercayai sang anak.

Namun tidak bagi Alma, ibunda Ichad.

"Kalau insting dari seorang ibu yang melahirkan Ichad, bagaimana tanggapan soal Ichad mengaku terjadi tembak menembak?" tanya Rosi.

"Kalau saya tidak percaya, karena waktu itu kita ibadah bersama pagi malam, setiap ibadah selesai saya hanya berdoa minta kepada Tuhan kalau bisa dibuka sejelas-jelasnya semua masalah ini," jawab Alma.

"Karena waktu itu saya masih meragukan apa yang Ichad katakan," ujarnya lagi.

Berkata Jujur setelah Orangtua Datang

Alma mengatakan saat itu Bharada E mengatakan orangtuanya sama seperti orang lainnya, yang tidak mempercayai dirinya yang masih tetap bersikukuh dengan skenario Ferdy Sambo.

"Tapi jujur dalam hati saya tidak percaya," ungkap Alma.

"Walaupun dia bicara untuk meyakinkan saya sama bapaknya, bahwa kita harus percaya, tapi dalam hati setiap kali melihat cara-cara dia, dari matanya, memang tatapannya kosong, seperti ada beban yang sangat berat yang dia simpan," lanjutnya lagi.

Orangtua Bharada E pun mengakui awalnya dulu sempat didoktrin oleh Bharada E, agar mereka percaya dengan skenario Ferdy Sambo tersebut.

Namun setelah beberapa kali bertemu dengan Bharada E akhirnya, pernyataan kejujuran terjadi.

Sunandang Junus Lumiu, dan Rynecke Alma Pudihang membenarkan akhirnya Bharada E berkata jujur seusai pertemuan dengan mereka, juga setelah bertemu dengan Pendeta.

Hingga kini akhirnya Bharada E berstatus Justice Collaborator (JC), mengungkap skenario bohong Ferdy Sambo.

'Betapa Jahatnya' Kakak Brigadir J Merinding Dengar Kesaksian Bharada E: Segitu Dendamnya Kalian

Kakak Brigadir J, Yuni Hutabarat, buka suara terkait kesaksian Bharada E yang mengungkap detik-detik saat ia diminta Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J.

Perintah tersebut dilayangkan Sambo di lantai tiga ruangan rumahnya di Jalan Saguling pada 8 Juli 2022.

Dipanggil secara mendadak ke ruangan Ferdy Sambo, Richard terkejut mendengar cerita bosnya.

Saat dipanggil Sambo, Bharada E menyebut Putri Candrawathi ikut juga mendampingi.

"Bapak FS bilang ke saya 'kamu tahu enggak ada kejadian di Magelang?'. (Richard jawab) 'tidak tahu bapak'.

Enggak lama kemudian ibu PC datang duduk di samping FS. Dia (FS) diam, nangis, dia bilang 'Yosua sudah melecehkan ibu di Magelang'.

Dengar itu saya kaget, takut juga, dalam hati 'ini betulkah?'," kata Bharada E dilansir TribunnewsBogor.com dari Kompas TV.

Yang paling membuat Bharada E syok adalah saat Ferdy Sambo menyebut Yosua pantas mati atas tindakannya.

Di momen itulah, Bharada E melihat Ferdy Sambo menangis.

"Dia (Ferdy Sambo) bilang 'kurang ajar anak itu. Dia sudah enggak menghargai saya.

Dia menghina harkat dan martabat saya'. Dia bicara sambil emosi, nangis, mukanya merah. Dia (FS) bilang ke saya 'memang harus dikasih mati anak itu'," pungkas Bharada E.

Turut menonton siaran langsung sidang dengan terdakwa Bharada E tersebut, kakak mendiang Yosua, Yuni Hutabarat bereaksi.

Melalui laman media sosialnya, Yuni merinding dengan cerita Bharada E yang mengungkap keterlibatan Putri Candrawathi dalam perencanaan skenario Ferdy Sambo.

"Merinding. Bharada E dengan lugas bongkar rencana sambo dan PC yang runding dengan dirinya di hari sebelum kematian Brigadir J. Fix PC terlibat berencana," tulis Yuni di unggahan Instagram-nya, Kamis (1/12/2022).

Tak cuma Yuni, tante Yosua, Roslin Simanjuntak dan Rohani Simanjuntak pun angkat bicara terkait kesaksian terbaru Bharada E.

Mereka geram dengan banyaknya kebohongan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di kasus kematian Yosua.

"Sampai kapan kah si FS dan PC ini berbohong. Dan berdalih terus," imbuh Roslin Simanjuntak di akun Facebook-nya.

"Kejahatan luar biasa semua merencanakan membunuh almarhum Brigpol Nofriansyah Yosua Hutabarat," imbuh Rohani Simanjuntak.(*)


(Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved