Viral

Viral Video Pernikahan Pelajar 12 Tahun di Sulawesi, Pemerintah Sarankan Tunda Kehamilan

Kedua pengantin yang berusia remaja tersebut terlihat hanya duduk dengan wajah polos melihat para tamu undangan.

Editor: mahyuddin
handover
Video Pernikahan remaja belasan tahun di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Viral di Media Sosial. Kedua mempelai dalam video pengantin itu diketahui masih pelajar SMP. 

TRIBUNPALU.COM - Video Pernikahan remaja belasan tahun di Bulukumba, Sulawesi Selatan, Viral di Media Sosial.

Kedua mempelai dalam video pengantin itu diketahui masih pelajar SMP.

Mempelai pria berusia 12 tahun, sementara Pengantin wanita berusia 15 tahun.

Video yang dibagikan akun Instagram @memomedsos itu memperlihatkanĀ acara Pernikahan cukup ramai.

Kedua pengantin itu mengenakan baju adat berwarna hijau.

Mereka juga terlihat dipapah menuju ke pelaminan hingga akhirnya duduk berdua berdampingan.

Namun, raut kebahagiaan laiknya sepasang pengantin pada umumnya tak terpancar dari wajah keduanya.

Kedua pengantin yang berusia remaja tersebut terlihat hanya duduk dengan wajah polos melihat para tamu undangan.

Baca juga: Tak Tepati Janji Nikahi Pengantin Palsu! Kini Ryan Dono Resign, Pilih Jadi Konten Kreator Usai Viral

Dalam keterangan disebutkan pasangan Pengantin tersebut masih pelajar SMP di Kelurahan Borong Rappoa, Kecamatan Kindang, Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Pengantin perempuan berinisial PT masih berusia 15 tahun, berasal dari Bulukumba.

Sedangkan Pengantin laki-laki berinisial AI masih berusia 12 tahun berasal dari Kabupaten Bantaeng.

Diketahui Pernikahan keduanya digelar Minggu (18/12/2022), namun kini Viral di Media Sosial.

Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) telah memberikan edukasi kepada kedua Pengantin remaja itu, khususnya soal kehamilan.

Baca juga: Jelang Tahun Baru 2023, Polres Tolitoli Dirikan Pos Pengamanan dan Pelayanan di Wilayah Perbatasan

DP2KBP3A meminta agar kedua Pengantin muda tersebut menunda kehamilan.

Hal ini diungkap Kabid Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak DP2KBP3A Bulukumba Irmayanti Asnawi Sulawesi Selatan.

Irma mengatakan pihaknya memberikan edukasi kepada kedua mempelai untuk menunda kehamilan. Minimal sampai usia 19 tahun.

"Tadi memberikan edukasi untuk menunda kehamilan sampai umurnya sudah matang. Karena syarat perkawinan usia anak itu 19 tahun," sebutnya.

(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved