Pengakuan Terbaru Sopir Audi yang Dituduh Tabrak Mahasiswi, Sempat Lihat Motor Korban Oleng
Sopir mobil Audi A8 yang disebut menabrak mahasiswi asal Cianjur, Selvi Amalia Nuraini (19) akhirnya buka suara.
“Pikiran saya waktu itu sudah clear diperiksa sama warga. Saya tenang di situ, ya sudah kerja lagi seperti biasa sama bos,” katanya.
“Namun, dua hari lalu kaget menerima informasi ini. Karena merasa tidak bersalah, saya punya bukti dan saksi,” Sugeng menambahkan.
Ditemani sang majikan, Sugeng pun datang ke Cianjur untuk mengklarifikasi terkait informasi yang mengaitkan dirinya dengan peristiwa tabrak lari tersebut.
“Saya muncul ini sebagai itikad baik untuk memberikan klarifikasi yang sebenar-benarnya. Mudah-mudahan saya mendapatkan keadilan dengan pemberitaan selama ini,” ujar Sugeng.
Sugeng berharap langkah yang ditempuhnya ini bisa membantu pihak kepolisian menemukan titik terang melalui keterangan yang diberikannya sebagai pengendara Audi A8.
Kuasa hukum Selvi, Yudi Junadi mengatakan, dia juga akan memberikan pendampingan hukum kepada Sugeng.
Menurut Yudi, sang sopir dan penumpang di mobil Audi merupakan saksi kunci yang harus dilindungi.
“Kita sudah hubungi LPSK dan Komnas HAM untuk bantu kita,” kata Yudi.
Sugeng menyebut dirinya hanya orang kecil yang tidak paham akan hukum.
"Saya orang kecil, saya cuma sopir," ucap Sugeng,
"Takutnya terjadi hal yang tidak diinginkan, saya buta hukum,"
"Saya punya istri yang mau melahirkan," imbuhnya.
Pemilik Audi A8 Istri Polisi
Nur, pemilik mobil Audi A8 mengatakan, mobilnya masuk ke iring-iringan konvoi mobil polisi karena disuruh oleh suaminya yang merupakan anggota polisi.
Nur menjelaskan, awalnya dia sengaja datang ke Cianjur karena sudah janjian untuk bertemu dengan suaminya yang menginap di kawasan Puncak, Cipanas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Selvi-Amalia-Nuraini-19-tewas-usai-ditabrak-mobil-diduga-iring-iringan-pejabat-polisi.jpg)