Palu Hari Ini
Solidaritas Perempuan Kota Palu Tolak Pembangunan PLTU, Dinilai Merampas Hak Hidup
Nona (40) perwakilan dari Solidaritas Perempuan Kota Palu sampaikan tolak keras pembangunan energi pembangkit listrik jenis tenaga uap bersumber dari
Penulis: Lisna Ali | Editor: Haqir Muhakir
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Lisna
TRIBUNPALU.COM, PALU - Nona (40) perwakilan dari Solidaritas Perempuan Kota Palu sampaikan tolak keras pembangunan energi pembangkit listrik jenis tenaga uap bersumber dari batubara di Sulawesi.
Hal tersebut disampaikan pada Konferensi Pers bersama Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tengah, di Hotel Jazz, Jl Zebra Kota Palu, Kamis (16/2/2023).
Nona mengatakan pembanguan PLTU dinilai telah merugikan atau merampas hak hidup warga setempat.
Dalam hal ini berkaitan dengan hak perempuan dalam pemenuhan bertahan hidup.
Baca juga: Terdakwa Pencucian Uang Rp 42 Miliar Jalani Sidang Pertama Pekan Depan
“Dampaknya berkaitan erat dengan kelangsungan hidup sebagai perempuan, kita perempuan ketika lahan kita dirampas akhirnya kehilangan pekerjaan mengakibatkan perempuan ketergantungan secara ekonomi,” kata Nona.
Menurutnya tambang batubara telah mengubah bentang alam hutan dan menghancurkan keanekaragaman hayati hutan dan seluruh fungsi sosial dan budaya.
Bahkan, industri batubara juga merampas generasi masa depan Indonesia menyangkut hak asasi manusia dan khususnya pelanggaran terhadap hak atas lingkungan hidup. (*)
Tujuh Advokat Dirikan Kantor Hukum Skripta Diantara di Palu |
![]() |
---|
DPRD Kota Palu Nilai Pemkot Tidak Lakukan Riset Peluncuran Bus Trans |
![]() |
---|
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Temui DPRD Palu, Pertanyakan Efektivitas dan Anggaran Bus Trans Palu |
![]() |
---|
BPJN Pastikan Keamanan Struktur Jembatan Palu IV Usai Uji Beban |
![]() |
---|
Jembatan Palu IV Dirancang Tahan Gempa dan Tsunami, Gunakan Teknologi Fondasi Terkini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.