Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Update Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, 3 Anak Meninggal Dunia
Berikut update korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam.
"Permukiman sendiri yang terdampak itu ada sebagian, mungkin satu RT di RW 09 dan ada di RW 01, jumlah rumah yang termakan belum terhitung, kisarannya puluhan," sambung dia.
Adapun pada pukul 2.00 WIB, pemadaman dipastikan sudah rampung total dengan pengerahan 52 unit mobil pemadam kebakaran serta 250 lebih personel.
Petugas saat ini masih memfokuskan diri dalam upaya pencarian korban.
Kesaksian Warga
Kebakaran pecah sekira pukul 20.00 WIB, saat itu cuaca sedang hujan ringan.
Petir menyambar beberapa kali, sampai satu saat menyusul ledakan yang diduga berasal dari pipa Pertamina tersebut.
Hal itu yang dirasakan Gilang, warga sekitar Depo, saat awal kebakaran terjadi.
“Memang lagi hujan bang petirnya banyak banget, nah gak lama setelah ada petir itu baru terdengar suara ledakan. Katanya sih pipa minyaknya tersambar petir,” tutur Gilang di lokasi, Sabtu (4/3/2023) dini hari.
Pascaledakan itu, Gilang mengatakan api mulai membumbung tinggi di langit, dan menyambar banyak rumah warga.
Warga pun panik dan berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri, hingga akhirnya suasana semakin mencekam setelah adanya ledakan kedua.
“Nah itu kan warga berbondong-bondong keluar pada nyelametin diri, meledak lagi apinya tinggi banget,” ungkapnya.
Gilang mengatakan, hanya satu tujuannya kala itu, yakni mengevakuasi seluruh anggota keluarganya agar menjauh sebisa mungkin dari lokasi kejadian.
Pasalnya, rumah Gilang hanya berjarak kurang lebih 100 meter dari titik lokasi ledakan.
Gilang menyaksikan banyak korban berjatuhan di depan matanya.
“Ya Allah itu saya kira sudah meninggal, tapi masih ada napasnya. Sampai dibawa pakai gerobak pasir sama warga,” ucap Gilang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Berikut-update-korban-Kebakaran-Depo-Pertamina-Plumpang.jpg)