Sabtu, 25 April 2026

Viral Wanita Mengaku Putingnya Lepas saat Menyusui, Pakar Ungkap Penyebabnya

Beberapa waktu lalu, seorang wanita menjadi viral karena mengaku putingnya lepas saat menyusui.

Istimewa
Ilustrasi ibu menyusui 

TRIBUNPALU.COM - Beberapa waktu lalu, seorang wanita menjadi Viral karena mengaku putingnya lepas saat menyusui.

Wanita itu bahkan baru mengakui puting susunya lepas ketika melihat bayinya tersedak.

Pengakuan wanita itu pun menjadi sorotan karena dianggap jarang terjadi.

Dalam video TikTok berdurasi 90 detik, wanita tersebut mengatakan bahwa ia menyadari dasar putingnya terlihat berubah warna menjadi menghitam, sementara ujung putingnya memutih.

Ia juga mengatakan setelahnya bahwa putingnya akhirnya lepas, dan masuk ke mulut bayinya.

Konsultan laktasi dan pendidik persalinan di Melanin Milk Chardá Bell mengatakan, perempuan tersebut menderita vasopasme dan nekrosis puting, sebuah kondisi langka namun tetap bisa terjadi pada ibu menyusui.

Nekrosis sendiri bermakna matinya suatu jaringan, yang disebabkan karena jaringan di sekitar puting tidak mendapatkan aliran darah yang cukup.

Lebih lanjut, pengguna TikTok itu mengatakan bahwa ia merasakan nyeri saat menyusui, yang kemungkinan merupakan indikator pertama bahwa ada yang salah dengan putingnya.

Menanggapi hal itu, Bell mengatakan, meski banyak ibu menyusui mengeluhkan nyeri dada, menyusui seharusnya tidak mengakibatkan nyeri.

Kendati demikian, Bell mengatakan bahwa akan sulit membedakan antara rasa tidak nyaman dan nyeri pada awal menyusui.

Indikator lain yang menunjukkan trauma nekrosis tersebut adalah kelekatan yang buruk, yang juga dialami oleh perempuan tersebut.

Lalu, dasar puting menghitam sementara ujungnya memutih juga menjadi tanda aliran darah yang buruk.

Bell pun menyarankan agar kita memahami dan mempraktikan posisi dan teknik menyusui yang baik guna meminimalisir atau mencegah trauma pada puting.

Mengobati trauma pada puting

Untuk mengobati puting atau areola, Bell merekomendasikan untuk menggunakan tangan yang bersih atau bersarung tangan untuk membersihkan puting, mengeringkannya dengan kain kasa steril, membiarkannya mengering, lalu membalut atau menutupi area tersebut.

Perempuan dalam video TikTok itu pun mengatakan hal serupa, ia membersihkan puting susunya, memasangnya kembali, dan membalutnya dengan perban.

Perempuan itu juga menambahkan, seorang perawat mengatakan kepadanya bahwa jika putingnya masih hidup dan memiliki aliran darah yang cukup, puting itu dapat menempel kembali.

Kendati demikian, Bell tetap mengatakan bahwa siapa pun yang mengalami trauma ini harus berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat, memasang kembali, dan observasi bila ada trauma tambahan atau kerusakan saraf.

Tips menyusui setelah trauma puting

Perempuan itu mengatakan, meski puting susunya kembali menempel sendiri, ia tidak mau lagi menyusui anak itu.

Meski di video lainnya, ia mengatakan bahwa ia menyusui tiga anak lainnya tanpa masalah.

Lalu untuk tips menyusui setelah trauma terjadi, Bell merekomendasikan agar kita berhenti menyusui di satu sisi jika puting mulai terasa sakit.

Ia pun menambahkan, ibu sebaiknya tetap mengosongkan air susunya dengan memompanya memakai tangan dengan gerakan lembut atau hand pump dan kembali menyusui setelah putingnya sembuh.

Bell juga mengatakan, trauma payudara bisa membahayakan tujuan menyusui dan kesehatan mental ibu.

Bahkan jika dibiarkan tanpa diobati, trauma ini dapat menyebabkan dapat menyebabkan saluran tersumbat berulang atau mastitis akibat kurangnya pengosongan payudara serta masalah medis serius lainnya.(*)

(TribunPalu.com/Kompas.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved