Rabu, 15 April 2026

Ramadhan 2023

Ramadan For Charity di Palu Dimulai, Ada Pesantren Kilat dan Belanja Bareng

Ramadan For Charity atau RFC jilid 9 resmi dimulai dengan peserta Anak Yatim dan Dhuafa di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (12/4/2023).

Editor: Haqir Muhakir
TribunPalu.com/ Moh Salam
Ramadan For Charity atau RFC jilid 9 resmi dimulai dengan peserta Anak Yatim dan Dhuafa di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (12/4/2023). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Ramadan For Charity atau RFC jilid 9 resmi dimulai dengan peserta Anak Yatim dan Dhuafa di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (12/4/2023).

Pesantren Kilat itu dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Palu Susik.

RFC ke-9 itu bertempat di Aula Asrama Haji, Jalan WR Supratman, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Palu Ini Ternyata Doyan Perkedel Jagung dan Sambal saat Berbuka Puasa

Ketua Panitia RFC ke-9 Mohammad Rifal mengatakan, Ramadan For Charity tahun ini dengan dua rangkaian kegiatan seperti Pesantren Kilat dan belanja bareng.

"Jadi Kegiatan Pesantren Kilat ini selama dua hari yaitu 12 sampai 13 April 2023 dan nanti dilanjutkan Belanja Bareng tanggal 17 April 2023 di Pasar Manonda Palu," kata Rifal kepada TribunPalu.com, Rabu (12/4/2023).

Rifal menuturkan, jumlah peserta mengikuti Pesantren Kilat lebih kurang 200 anak Yatim dan Dhuafa. 

"Ini adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan anak-anak muda di Kota Palu pada bulan Ramadan. Targetnya adalah anak-anak Yatim, Piatu dan Dhuafa di wilayah Kota Palu umur 9 sampai 12 tahun," ujar Ketupat RFC ke-9 itu.

Kata Rifal, semua pembiayaan kegiatan Pesantren Kilat dan Belanja Bareng bersumber dari Donasi-donasi.

"Peserta ada dari Sigi, Huntara Mamboro sama sekitar Kota Palu. Kalau biaya untuk RFC ini full dari donasi," tutur Rifal.

Sementara itu Kadis Sosial Susik dalam sambutannya menuturkan, kedepan kegiatan Ramadan For Charity bisa bersinergi dengan Pemerintah Kota Palu.

"Saya berharap kepanitiaan RFC nanti bisa berkolaborasi dengan Dinas Sosial, supaya kami mengetahui eksistensi Ramadan berbagi itu seperti apa. Jadi Mari kita bersama pemerintah kota palu, jangan sampai nanti ada asumsi-asumsi di masyarakat permintaan sumbangan yang larinya kemana," ujar Kadis Sosial Susik.

Kata Susik, Dinas Sosial punya lembaga yang memberikan izin terkait dengan permintaan kegiatan sosial.

"Jadi kedepan kita bisa kolaborasi sehingga apa yang bisa kami bantu maka akan kami bantu," tuturnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved