Selasa, 14 April 2026

Penyegelan Kantor Desa Momunu

Kantor Desa Momunu Buol Disegel Warga, Buntut Pilkades Antarwaktu

Penyegelan Kantor Desa Momunu itu diketahui dari postingan pengguna media sosial Instagram.

|
Editor: mahyuddin
handover
Beredar gambar yang memperlihatkan Kantor Desa Momunu, Kecamatan Momonu, Kabupaten Buol disegel warga setempat. 

Laporan Wartawan TribunPalu, Rian Afdhal

TRIBUNPALU.COM, BUOL - Beredar gambar yang memperlihatkan Kantor Desa Momunu, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol disegel warga setempat.

Penyegelan Kantor Desa Momunu itu diketahui dari postingan pengguna media sosial Instagram.

Dituliskan bahwa, Penyegelan Kantor Desa Momunu itu atas buntut dari Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) antarwaktu di pada Kamis 20 Juli 2023.

Akibat dari penyegelan itu, pelayanan masyarakat Desa Momunu terhenti.

Baca juga: 100 Peserta Ikut Bimtek Anjab dan ABK Lingkup Pemprov Sulteng, Ada Identifikasi Perangkat Daerah

Laporan Penyegelan Kantor Desa Momunu itu sudah diterima Kapolsek Momunu Iptu Trijadi dikonfirmasi TribunPau melalui via telepon Whatsapp, Rabu (26/7/2023).

"Saya belum tahu pasti masalahnya seperti apa, tapi ada informasi terkait tanah ada juga Pilkades, nanti tanyakan langsung ke camat," ucap Iptu Trijadi.

Kata Trijadi, pihaknya juga telah melakukan upaya medias kepada sejumlah warga dan pemerintah desa setempat.

"Kita dengan pak camat tadi sudah mengumpulkan mereka bagaimana upayakan supaya untuk dibuka segelnya, itu penyegelannya sudah dari hari Senin (24/7)," ujarnya.

Menurut Trijadi, ada pun situasi didaerah tersebut terpantau aman tanpa ada keributan apapun.

"Aman disitu, saya satu jam lebih tadi berada disitu tidak ada apa-apa, kami juga telah minta kepala dusun disitu saat mediasi agar dibuka kembali segelnya," tuturnya.

Baca juga: Pemkot Palu Keluarkan Aturan Pembatasan Kantong Plastik, Berlaku Sejak Agustus 2023

Olehnya, Iptu Trijadi mengimbau warga Desa Momunu agar tidak memperkeruh keadaan.

"Sering patroli karena jalannya sudah bagus dan dekat juga, kita sudah bicara juga sama masyarakat disitu agar sama-sama kita jaga, kalau kacau kam kita juga yang malu," katanya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved