Timnas Indonesia

Kekuatan Skuad Garuda Muda Bertambah, Pemain Asal Prancis dan Australia Gabung Timnas Indonesia U-17

Erick Thohir mengumumkan bahwa timnas U-17 Indonesia akan menghadirkan dua pemain diaspora dari Prancis dan Australia.

Handover
Dalam jajaran pemain muda timnas Indonesia U-17 yang pernah merasakan sentuhan pelatih Shin Tae-yong, tak ada yang mendapat kepercayaan sebesar Sulthan Zaky. 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengumumkan bahwa timnas U-17 Indonesia akan menghadirkan dua pemain diaspora dari Prancis dan Australia untuk mengikuti persiapan dan proyeksi tampil di Piala Dunia U-17 2023.

Namun, ia belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas pemain yang dimaksud.

Pengumuman tersebut dilakukan oleh Erick Thohir dalam sesi jumpa pers yang berlangsung pada Rabu (2/8/2023).

"Dan masih ada yang masuk lagi ini dari Prancis, Australia masuk juga," ucap Erick Thohir.

"Ini dari luar negeri," sambung Erick Thohir.

Sebelumnya, sudah ada enam pemain diaspora yang dipanggil ke pemusatan latihan (TC) timnas U-17 Indonesia.

Mereka adalah Welber Halim Jardim (Sao Paulo U-17), Madrid Augusta (AFC'34 Alkmaar), Mahesa Ekayanto (FC Dordrecht), Staffan Qabiel Horrito (Academy Sant Cuggat), Aaron Liam Suitela (Bullen FC), dan Aaron Nathan Ang (Youth FC Nottingen).

Empat diantaranya telah dipulangkan pelatih Bima Sakti karena tidak memenuhi standar yang diinginkan.

Baca juga: Bocoran Dari Pelatih Atalanta, Ini Keuntungan Manchester United Rekrut Rasmus Hojlund

Pemain yang dimaksud, Aaron Nathan Ang, Staffan Qabiel Horrito, Mahesa Ekayanto, dan Madrid Augusta.

Sementara Welber Halim Jardim dan Aaron Liam Suitela tetap masuk dalam daftar 34 pemain yang diboyong Bima Sakti untuk menjalani laga uji coba di Bali.

Igor Arungbumi Sanders dan Althaf Fawwaz Khan menjadi dua nama diaspora baru yang kini mendapat kesempatan gabung ke timnas U-17 Indonesia.

"Kemarin dari enam sisa dua, sekarang ada yang masuk lagi dua," tutur Erick Thohir.

Menurut Erick Thohir, akan semakin baik jika banyak pemain bertalenta gabung skuad Garuda Asia.

"Makin banyak talenta yang terekam, akan menjadi opsi yang banyak," tutur pria yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut.

Dia menambahkan, PSSI bersedia mengurus proses naturalisasi bagi pemain diaspora yang tidak mempunyai paspor Indonesia.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved