PLN Suluttenggo
PLN Bawa Terang ke Togean, Jadi Hadiah Spesial di HUT ke-78 RI
Peringati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, PLN rampungkan kelistrikan di enam desa Kecamatan Togean.
TRIBUNPALU.COM - Masyarakat di enam desa di Kecamatan Togean tentu akan selalu mengenang apa yang terjadi pada Sabtu (19/8/2023).
Setelah 78 tahun lamanya masyarakat menikmati terang dari hanya sekedar lampu pelita sederhana, kini suasana kemerdekaan pun makin terasa dengan menyalanya sistem kelistrikan di Desa Sampobae, Kololio, Awo, Urulepe, Lebiti, dan Pulau Enam yang menjadi bagian dari wilayah Kecamatan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una.
Acara penyalaan listrik secara simbolis dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Tojo Una-Una, Mohammad Lahay, didampingi juga oleh Wakil Bupati beserta jajaran pemerintahan yang dilaksanakan di Balai Desa Lebiti yang menjadi tanah kelahiran Wakil Bupati Kabupaten Tojo Una-Una, Ilham Lawidu.
Turut hadir juga General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Ari Dartomo beserta jajaran
Baca juga: Sukseskan Rangkaian HUT ke-78 RI, PLN Pasok Kualitas Listrik Terbaik ke Seluruh Penjuru Negeri
Dalam peresmian yang berlangsung khidmat nan membahagiakan tersebut Mohammad Lahay menyampaikan apresiasinya kepada PLN.
“Masyarakat dan Pemerintah Kabupten Tojo Una-Una mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah membantu kami masyarakat kepulauan ini. Selama ini perjuangan kami dan masyarakat sudah berhasil dan masyarakat sudah merasakan,” ungkap Lahay.
Ia pun turut mengungkapkan harapannya kepada PLN terkait progres pengembangan kelistrikan di wilayah Togean.
“Harapan kami apa yang masih dibutuhkan, Kecamatan yang belum menyala di daerah kepulauan bisa dibantu,” kata Lahay.
Baca juga: Bertajuk Laut Merdeka Sampah Plastik, PLN dan TNI AL Laksanakan Pengibaran Bendera di Bawah Laut
Sebagai penduduk asli di Desa Lebiti, salah satu desa yang dinyalakan listriknya oleh PLN, Ilham Lawidu turut menyampaikan rasa bahagianya.
“Atas nama pribadi dan keluarga besar di wilayah kepulauan Togean ini sangat bersyukur dan sangat senang sekali bahwa ini adalah perjuangan yang luar biasa. 12 tahun masyarakat menunggu lampu ini dalam perjuangan,” ujarnya sumringah.
Ia menambahkan bagaimana rasa bahagia di momen peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun-tahun silam masih terasa kurang tanpa adanya listrik.
“Kemarin-kemarin apapun yang menjadi kebahagiaan itu belum merdeka karena listrik belum menyala,” ucapnya.
“Alhamdulilah hari ini sudah diresmikan dan atas nama masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak PLN telah membantu kami dan ke depan kami atas nama masyarakat dan pemerintah juga tetap bersinergi,” tutupnya dengan apresiasi bagi PLN.
Ia pun berkomitmen atas nama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una untuk terus membantu PLN ke depannya.
“Apapun yang menjadi tanggung jawab kami sebagai pemerintah sebagai pemerintah kepada PLN kami siap untuk bekerja sama selama itu kami masih dibutuhkan,” tutup Lawidu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/pln-tOGEAN.jpg)