TPA Kawatuna Terbakar
Belum Padam, 16 Jam Personel Damkar Tangani Api di TPA Kawatuna Kota Palu
Meski api tak lagi berkobar, namun kepulan asap tebal masih membumbung tinggi dari pusat api.
Penulis: Fadhila Amalia | Editor: mahyuddin
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fadhila
TRIBUNPALU.COM, PALU - Sudah 16 jam personel Pemadam Kebakaran berjibaku memadamkan Si Jago Merah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Kawatuna Kota Palu.
Api melalap tempat itu pukul 18.00 Wita, Selasa (22/8/2023).
Hingga pukul 10.45 Wita, petugas Pemadam Kebakaran masih berada di lokasi.
Hanya satu armada dan lima petugas Pemadam Kebaran di lokasi.
Sebelumnya, Damkarmat Palu menurunkan empat armada ke TPA Kawatuna.
Meski api tak lagi berkobar, namun kepulan asap tebal masih membumbung tinggi dari pusat api.
Baca juga: Api di TPA Kawatuna Kota Palu Tak Kunjung Padam dari Semalam
Sulitnya pemadaman api di TPA Kawatuna karena adanya Gas Metana.
Metana adalah hidrokarbon paling sederhana yang berbentuk gas.
Metana murni tidak berbau, tetapi jika digunakan untuk keperluan komersial, biasanya ditambahkan sedikit bau belerang untuk mendeteksi kebocoran yang mungkin terjadi.
Metana terbentuk dekat permukaan bumi, terutama karena aktivitas mikroorganisme yang melakukan proses metanogenesis.
Gas ini kemudian terbawa ke stratosfer oleh udara yang naik di iklim tropis.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.