Dugaan Korupsi DPRD Morut
Dugaan Korupsi di DPRD Morowali Utara, Massa LS-ADI Seruduk Kantor Kejati Sulteng
Massa menyambangi kantor Kejati Sulteng pukul 14.00 Wita yang dikoordinir Asriadi selaku Koordinator Lapangan (Korlap).
Laporan Wartawan TribunPalu, Rian Afdhal
TRIBUNPALU.COM, PALU - Massa aksi dari LS-ADI mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng), Jl Samratulangi, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Senin (4/9/2023).
Massa menyambangi kantor Kejati Sulteng pukul 14.00 Wita yang dikoordinir Asriadi selaku Koordinator Lapangan (Korlap).
Kedatangan massa atas dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) yang dilakukan mantan Ketua DPRD Morowali Utara.
Bahkan, DPRD Morowali Utara saat ini telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) atas dugaan korupsi tersebut.
"Dalam pansus terungkap bahwa bansos dalam bentuk sembako dibagikan di empat kecamatan itu di kelola mantan Ketua DPRD Morowali Utara serta ditemukan kerugian negara sebanyak Rp 1 milliar," ucap Asriadi.
Baca juga: HUT Morowali Utara Dimeriahkan Morut Got Talent, Hadirkan Artis Ibu Kota
Selain Bansos, pihaknya juga menduga ada dugaan korupsi Rehab Rumah Jabatan (Rujab) Bupati tahun anggaran 2020 dengan anggaran Rp 1,8 milliar.
"Proses rehab itu dilakukan tanpa proses tender dan pekerjaan tersebut tidak ada dalam buku anggaran tahun 2020 atau tanpa persetujuan DPRD Morowaki Utara," ujar Asriadi.
Massa meminta Kejati Sulteng untuk mengusut kasus itu dan menyeret tersangka yang terlibat.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Kejati-Sulteng-11123.jpg)