Kamis, 30 April 2026

Pasca Kematian Pemimpinnya, Tentara Wagner Kembali Dukung Rusia Bertempur di Ukraina

Berikut perkembangan terkini dalam konflik antara Rusia dan Ukraina pada hari ke-582, Kamis, 28 September 2023.

Tayang:
Intisari
Kelompok pembunuh Wagner. 

TRIBUNPALU.COM - Berikut perkembangan terkini dalam konflik antara Rusia dan Ukraina pada hari ke-582, Kamis, 28 September 2023.

Juru bicara militer Ukraina memberikan informasi kepada RBC-Ukraina bahwa sejumlah tentara bayaran yang terkait dengan kelompok Wagner Rusia telah melakukan pergerakan keluar dari wilayah Belarus dan kembali ke garis depan di wilayah Donetsk.

Ini merupakan info terbaru dalam konflik Rusia vs Ukraina pada hari ke-582.

- Drone Kamikaze Iran Pakai Komponen Eropa untuk Serang Ukraina

Sebuah dokumen rahasia yang dikirim oleh Kyiv ke sekutu Baratnya mengungkapkan bahwa drone kamikaze Iran yang digunakan dalam serangan di kota-kota Ukraina, diisi dengan komponen dari Eropa.

Ukraina menyerahkan dokumen itu kepada G7 pada Agustus 2023 kemarin dan diakses oleh The Guardian.

"Ada lebih dari 600 serangan di kota-kota Ukraina menggunakan kendaraan udara tak berawak (UAV) berteknologi barat, tiga bulan terakhir," kata dokumen itu.

- Tentara Bayaran Wagner Kembali Bertempur di Donetsk

Juru bicara militer Ukraina mengatakan, beberapa tentara bayaran dari kelompok Wagner Rusia telah meninggalkan Belarus.

Tentara Wagner itu pun terlihat kembali bertempur di wilayah Donetsk.

“Kami mengkonfirmasi bahwa 'Wagners' hadir di wilayah Kelompok Pasukan Timur,” kata Juru bicara Kelompok Pasukan Timur, Illia Yevlash.

“Ini adalah prajurit PMK 'Wagner' yang berada di wilayah Belarus. Kamp mereka di sana sekarang dibubarkan," imbuhnya.

- Rusia Lancarkan 44 Serangan Udara dan 27 Seragngan Sistem Peluncur Roket Ganda

Pasukan Rusia melancarkan 44 serangan udara dan 27 serangan sistem peluncuran roket ganda, dan melawan pasukan Ukraina dalam 17 pertempuran pada hari Rabu (27/9/2023).

“Sayangnya, serangan teroris Rusia telah membunuh dan melukai warga sipil,” kata staf umum angkatan bersenjata Ukraina dalam laporan terbarunya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved