Israel Hadapi Musuh Lain, Iran Beri Ancaman Terhadap Pasukan Zionis: Kami Siap Membalas
Di tengah Perang Gaza yang sedang berkecamuk, Israel kini dihadapkan pada musuh lainnya. Iran menjadi musuh baru bagi tentara-tentara Israel.
TRIBUNPALU.COM - Di tengah Perang Gaza yang sedang berkecamuk, Israel kini dihadapkan pada musuh lainnya.
Iran menjadi musuh baru bagi tentara-tentara Israel.
Iran bahkan dengan tegas mengatakan, bakal membalas semua serangan yang dilakukan pihak Israel.
"Setiap serangan terhadap pasukan kami akan ditanggapi dengan balasan" demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.
Pernyataan itu muncul setelah terbunuhnya dua anggota Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dalam serangan Israel di Suriah.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani bersumpah pada tanggal 4 Desember bahwa setiap serangan terhadap pasukan Teheran akan ditanggapi dengan balasan, hal ini terjadi hanya beberapa hari setelah dua anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) terbunuh dalam serangan yang dilakukan militer Israel di dekat Damaskus.
“Iran merespons setiap pelanggaran kepentingannya di kawasan dan akan melakukannya (di masa depan). Tidak ada tindakan terhadap Iran, kepentingannya, atau kekuatan penasihat kami yang tidak terjawab,” kata Kanaani saat konferensi pers dikutip dari The Cradle.
Dua anggota IRGC dibunuh “oleh rezim Zionis selama misi penasehatan” di Suriah, kata korps tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, menurut outlet berita semi-resmi Iran, Tasnim.
Serangan Israel dilakukan pada 2 Desember. Pertahanan udara Suriah berhasil mencegat beberapa rudal yang masuk.
“Pada hari Sabtu sekitar pukul 01.34, musuh Israel melancarkan agresi rudal dari arah Golan Suriah yang diduduki, menargetkan beberapa titik di sekitar Damaskus,” kata sumber militer kepada media Suriah.
Israel telah menargetkan Suriah berkali-kali sejak pecahnya perang Gaza-Israel pada 7 Oktober.
Menyusul serangan pesawat tak berawak di kota pelabuhan Eilat di Israel selatan pada tanggal 9 November, Israel mengumumkan menargetkan kelompok yang diduga bertanggung jawab di Suriah.
Pesawat tempur Israel juga membom beberapa situs militer di Suriah selatan pada 8 November.
Serangan Israel melanda Suriah sebulan sebelumnya. Pada tanggal 23 Oktober, pesawat tempur Israel menonaktifkan bandara Damaskus dan Aleppo untuk kedua kalinya pada bulan itu.
Teheran mengatakan awal tahun ini bahwa pihaknya berupaya membantu meningkatkan pertahanan udara Suriah untuk melawan serangan Israel dengan lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Militer-israel-adafsagag.jpg)