Jumat, 10 April 2026

Kementerian Pertanian

BPS: Ekspor Pertanian Meningkat, Kontribusi Positif bagi Ekonomi Nasional

BPS melaporkan data yang menunjukkan peningkatan ekspor pertanian selama bulan Januari 2024.

Penulis: Resky Amaliah |
DOK KEMENTAN
Plt Kepala BPS, Amalia Widyasanti. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data yang menunjukkan peningkatan ekspor pertanian selama bulan Januari 2024. 

TRIBUNPALU.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data yang menunjukkan peningkatan ekspor pertanian selama bulan Januari 2024.

BPS mencatat bahwa ekspor pertanian mengalami kenaikan sebesar 5,32 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya (month to month/M-to-M), serta meningkat 0,11 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/Y-on-Y).

Hal ini menjadi sorotan karena terjadi pada saat sektor-sektor industri non migas lainnya mengalami penurunan.

Dengan kenaikan tersebut, maka sektor pertanian menjadi satu-satunya yang tumbuh secara bulanan maupun tahunan.

"Nilai ekspor non migas menurut sektor mengalami penurunan secara bulanan kecuali pada sektor pertanian yang mengalami peningkatan sebesar 5,32 persen," ujar Plt Kepala BPS Amalia Widyasanti dalam berita resmi statistik, Kamis (15/2/2024).

Peningkatan ekspor pada sektor pertanian disebut BPS, mendapatkan sumbangan dari peningkatan ekspor diantaranya produk kelapa sawit dan sarang burung walet.

Sementara itu ekspor sektor lainnya mengalami penurunan.

Sektor Industri pengolahan tercatat menurun 4,13 persen dan sektor pertambangan menurun 23,93 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Amalia mengatakan, perkembangan ekspor non migas pada Januari tahun ini mencapai 19,13 miliar dollar AS.

Apabila merinci pada sektornya, pertanian memiliki kontribusi yang cukup besar yakni sebesar 374 juta dollar AS.

"Total ekspor non migas Indonesia menurut sektor pada Januari 2024 sebesar 19,13 miliar dollar AS. Dan jika kita rinci menurut sektornya, pertanian berkontribusi sebesar 374 juta dollar AS," katanya.

Amalia menambahkan bahwa salah satu komoditas unggulan pada ekspor Januari tahun ini adalah kelapa sawit.

Diketahui, kelapa sawit selama ini mampu mendongkrak hasil devisa Indonesia.

"Kinerja ekspor beberapa komoditas unggulan Indonesia yaitu salah satunya minyak kelapa sawit yang memberikan share sekitar 33,72 persen," katanya.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa sektor pertanian merupakan sektor strategis nasional yang terus memberi kontribusi positif terhadap ekspor dan juga perekonomian nasional.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved