Rabu, 22 April 2026

Sigi Hari Ini

Islamic Relief UK Bakal Bangun 50 Rumah Dhuafa di Kalukubula Sigi

Pemkab Sigi terus berupaya konkret agar mampu menjawab berbagai tantangan dan persoalan di wilayah tersebut.

Editor: mahyuddin
ANGELINA/TRIBUNPALU.COM
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi bersama Islamic Relief Indonesia mengelar peletakan batu pertama pembangunan Rumah Dhuafa di Desa Kalukubula. Kegiatan tersebut berlangsung di Jl Tambuli, Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (29/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Angelina

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi bersama Islamic Relief Indonesia mengelar peletakan batu pertama pembangunan Rumah Dhuafa di Desa Kalukubula.

Kegiatan tersebut berlangsung di Jl Tambuli, Desa Kalukubula, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Kamis (29/2/2024).

Bupati Sigi Mohamad Irwan diwakili Camat Sigi Biromaru Muhaimin mengatakan, Pemkab Sigi terus berupaya agar mampu menjawab berbagai tantangan dan persoalan di wilayah tersebut.

"Termasuk bekerja sama dengan yayasan Islamic Relief Indonesia dalam hal memfasilitasi penyediaan 50 unit rumah tinggal layak huni yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Sigi," ucapnya kepada TribunPalu.com.

Baca juga: Rekap Sementara, Gerindra Sigi Optimistis Dapat 5 Kursi di Pileg 2024

Muhaimin menyebutkan, dalam memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat di Sigi, pihaknya tidak terlepas bantuan dari NGO, LSM serta organisasi kemanusiaan lainnya.

Selain itu, Pemkab Sigi akan selalu merespon persoalan yang dihadapimasyarakat, termasuk dalam rangka membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Mari bekerja bersama-sama bergandengan tangan antara pemerintah dan masyarakat serta pihak-pihak lainnya," ucap Muhaimin.

CEO Islamic Relief Nanang Subana Dirja mengatakan, setelah rumah percontohan, pihaknya akan membangun 49 rumah lainnya yang didukung Islamic Relief Inggris.

"Secara teknis, proyek akan bekerja sama dengan fakultas teknik Universitas Tadulako yang  akan mengerahkan kami  dalam merumuskan gambar, memantau pekerjaan konstruksi dan mengawasi kualitas bangunan," jelas Nanang.

Baca juga: Soal KUA Jadi Tempat Pernikahan Lintasagama, Kantor Kemenag Palu Tunggu Regulasi dari Pusat

Ia menambahkan, pembangunan rumah contoh itu bertujuan untuk menguji prosedur, metode dan instrumen yang digunakan dalam pembangunan rumah, sehingga semua pihak dapat mengevaluasi proses dan mengumpulkan praktik terbaik.

Adapun anggaran yang dialokasikan untuk rumah percontohan itu mencapai Rp 60 juta, berukuran 36 meter.

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Universitas Tadulako, Camat Sigi Biromaru, Danramil, Kapolsek, Babinkantibmas, Babinsa, Pemegang Hak atas nama Eka Fatnianti , Dinas Sosial, dan pemerintah setempat.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved