Hari Raya Waisak
Hari Raya Waisak, Umat Buddha Gelar Ritual Pradaksina di Vihara Karuna Dipa Kota Palu
Pradaksina merupakan ritual penghormatan dengan mengelilingi sebuah objek pemujaan searah jarum jam.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Jolinda Amoreka
TRIBUNPALU.COM, PALU - Umat Buddha di Vihara Karuna Dipa mengikuti Pradaksina dalam rangka Hari Raya Waisak 2024.
Kegiatan itu berlangsung di Vihara Karuna Dipa, Jl Sungai Lariang No.74, Kelurahan Nunu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Kamis (23/5/2024).
Pradaksina merupakan ritual penghormatan dengan mengelilingi sebuah objek pemujaan searah jarum jam.
Pradaksina dilakukan berjalan memutari objek suci dengan membaca paritta dan beranjali atau merangkapkan tangan di depan dada.
Umat Buddha mengenakan pakaian putih dan hitam sambil membawa bunga, dupa, dan membaca parita selama ritual pradaksina.
Baca juga: Yojo dan Dei Jadi Maskot Pilkada 2024 di Kota Palu, Berikut Maknanya
Umat Buddha membawa dupa, air, bunga, makanan, buah persembahan serta lilin.
Pradaksina atau mengelilingi vihara sebanyak tiga kali dengan merenungi keagungan Buddha, Dhamma, Sangha, dengan bersikap anjali atau merangkapkan tangan di depan dada.
Ritual pradaksina merupakan bentuk penghormatan tertinggi kepada Guru Agung, Sang Buddha.
(*)
| Hari Raya Waisak Senin 12 Mei 2025, Ini Sejarah dan Maknanya |
|
|---|
| Vihara Karuna Dipa Gelar Tradisi Pindapata di Kota Palu |
|
|---|
| Kumpulan Ucapan Selamat Hari Waisak, Bisa Dijadikan Status WA atau Dibagikan ke FB dan Instagram |
|
|---|
| Hari Raya Waisak Dihitung Berdasar Kalender BE, Apa Arti dan Perbedaannya dengan Kalender Masehi? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Pradaksina-Waisak.jpg)