Kamis, 18 Juni 2026

BPN Sulteng

2,4 Juta Bidang Tanah Terdaftar dalam 100 Hari Kerja Menteri AHY, Bangun 102 Kantor Pertanahan

Sejak diluncurkan pada tahun 2017 atau dalam waktu tujuh tahun, program PTSL mengalami peningkatan kurang lebih 250 persen.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: mahyuddin
Handover
Sebanyak 2,4 juta bidang tanah berhasil didaftarkan dalam masa 100 hari kerja Menteri Agraria dan ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hal itu terungkap dalam Media Gathering di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Jumat (7/6/2024). 

Hadir dalam kesempatan i, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Raja Juli Antoni, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Staf Khusus, Kepala Badan Bank Tanah, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Tenaga Ahli.

Hadir secara daring, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi se-Indonesia.

Dirikan 102 Kantor Pertanahan

Selama 100 hari kerjanya, Menteri Agraria dan ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) beserta jajaran menambah total 92 Kantor Pertanahan untuk peningkatan layanan elektronik dari sebelumnya berjumlah 10 kantor.

"Sudah ada 102 Kantor Pertanahan yang telah mengimplementasikan layanan elektronik," jelas ucap Menteri AHY.

Ia mengatakan, target tersebut sudah melampaui yang diharapkan.

"Kita tahun ini menargetkan 104, tapi rasanya jauh lebih cepat dari target yang ditetapkan. Oleh sebab itu, kita harus over prestasi. Over target. Kalau sudah bisa mencapai 102 hari ini, artinya jangan lagi berpatokan pada target. Kita tambah sebanyak-banyaknya," ucap Menteri AHY.

Baca juga: 1.500 Hektar Lahan di Poso Sulteng Masuk Program Reforma Agraria

Dari 102 Kantor Pertanahan tersebut, Kementerian ATR/BPN telah berhasil menerbitkan 42.951 Sertifikat Tanah Elektronik.

Melalui implementasi layanan elektronik, Menteri AHY berharap semakin banyak masyarakat yang mampu mengakses layanan dan memahami pentingnya Sertifikat Tanah Elektronik.

Menteri ATR/Kepala BPN pun menyatakan bahwa Sertifikat Tanah Elektronik yang diterbitkan dapat dijamin keamanannya.

"Kalau sudah terdata di database kita, maka lebih aman. Tidak bisa semudah itu digandakan, diduplikasi, dipalsukan oleh mafia tanah. Jadi tolong teman-teman media bisa bantu menjelaskan kepada publik agar manfaat dari Sertipikat Tanah Elektronik ini riil. Sertipikat ini lebih aman, lebih efisien, dan tetap punya nilai ekonomi yang tinggi karena bisa dijaminkan untuk modal usaha," terang Menteri AHY.(adv/*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
Live
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
VS
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved