Senin, 20 April 2026

Sulteng Hari Ini

Diskominfosantik Sulteng Beri Edukasi Bermedia Sosial Cerdas

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah Sudaryano R Lamangkona menjadi pemateri.

Penulis: Misna Jayanti | Editor: Regina Goldie
Handover
Kegiatan itu berlangsung di Aula SMAN 1 Palu, Jl Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Kamis (29/8/2024). 

Laporan Wartawan TribunPalu, Misna Jayanti

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika Persandian dan Statistik Provinsi Sulawesi Tengah Sudaryano R Lamangkona menjadi pemateri pada Workshop Literasi Digital dengan tema Cerdas Bermedia Sosial.

Kegiatan itu berlangsung di Aula SMAN 1 Palu, Jl Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Besusu Tengah, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. Kamis (29/8/2024).

Workshop ini diselenggarakan oleh Dinas Kominfosantik Sulteng.

Baca juga: 
Ribuan Pendukung Anwar Hafid dan Reny A Lamadjido Berjalan Kaki ke KPU Sulteng

Dalam paparannya tentang Literasi Digital, Sudaryano R Lamangkona menuturkan, literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam menggunakan media digital seperti ; alat komunikasi dan jaringan internet.

Sudaryano R Lamangkona mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannya Workshop ini adalah untuk memberikan edukasi bermedia sosial secara cerdas, beretika dan bijak.

Dikataknya juga, berdasarkan laporan We Are Social, pada Januari 2024 185 juta individu pengguna internet di Indonesia, setara 66,5 persen, dari total populasi nasional berjumlah 278,7 juta orang.

Baca juga: 
Rusdy Mastura Ajak Semua Pihak Dukung Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

"Dalam 10 tahun terakhir, tingkat pertumbuhan paling tinggi tercatat pada Januari 2017, dimana pengguna internet nasional melonjak 28,4 persen", ungkap Sudaryano R Lamangkona.

Sudaryano R Lamangkona menjelaskan bahwa ada 8 (delapan) penyalahgunaan media sosial yang paling sering ditemui yaitu ; (1) berjudi atau taruhan, (2) mengumpat dengan kata-kata kasar, (3) berbagi foto korban kecelakaan, (4) pencemaran nama baik, (4) ingin eksis tapi merusak alam dan mengganggu orang lain, (5) membuly atau mengintimidasi, (5) meng-upload video tidak senonoh.

"Berdasarkan data, rata-rata durasi perbulan yang digunakan pengguna untuk medsos yaitu ; Youtube 31.4 jam/ bulan, WhatsApp 26.4 jam/bulan, Facebook 15.2 jam/bulan, Instagram 16.0 jam/bulan, dan Tiktok sebanyak 23.1 jam/ bulan", beber Kak Ano sapaan akrab Sudaryano R Lamangkona.

Baca juga: 
Paritrana 2023, Kota Palu dan Morowali Unggul dalam Program BPJS Ketenagakerjaan

Sudaryano R Lamangkona juga berpesan kepada para dewan guru, untuk tidak menggunakan peralatan kantor dalam bermedia sosial.

Sudaryano R Lamangkona berharap, kepada seluruh peserta Workshop untuk mengendalikan diri dalam bermedia sosial dan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia digital diera saat ini.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMAN 1 Palu Dahlan Moh. Saleh menyampaikan bahwa teknologi di era modern saat ini berkembang pesat. Dimana saat ini mengalami perubahan yang begitu cepat dari analog ke digital.

Baca juga: 
Rapat Koordinasi Pengelolaan BMD, Tindaklanjut Temuan BPK di Sulawesi Tengah

"Saya berterima kasih dan mengapresiasi Dinas Kominfosantik Provinsi Sulteng yang telah menyelenggarakan kegiatan ini", ucap Dahlan dalam sambutanya

Ia berharap, para generasi milenial harus mampu beradaptasi dan bijak dalam menggunakan media sosial serta berkreasi sesuai peruntukannya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved