Selasa, 21 April 2026

Buol Hari Ini

150 Kepala Keluarga Desa Ngune Buol Terpaksa Mengungsi Akibat Banjir Rob

BPBD Sulteng menerima informasi bencana pada pukul 10.50 Wita dan segera melakukan assessment lokasi terdampak.

Editor: Fadhila Amalia
Handover/Handover
BANJIR ROB- Warga Desa Ngune dan Desa Lakea I, Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mengalami dampak banjir rob pada Sabtu (18/4/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. 
Ringkasan Berita:
  • Gelombang pasang pada Sabtu dini hari (18/4/2026) merendam sekitar 5 rumah di Desa Lakea I dan 50 rumah (±150 KK) di Desa Ngune, memaksa warga Desa Ngune mengungsi ke rumah kerabat.
  • BPBD Sulteng melakukan assessment dan koordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Buol untuk memastikan keamanan warga dan kebutuhan mendesak terpenuhi.
  • Pembangunan tanggul pengaman pantai dan relokasi rumah nelayan menjadi prioritas untuk mencegah dampak banjir rob di masa depan.

TRIBUNPALU.COM, BUOL – Warga Desa Ngune dan Desa Lakea I, Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, mengalami dampak banjir rob pada Sabtu (18/4/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita.

Banjir disebabkan oleh gelombang pasang tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga di pesisir pantai terendam air laut.

Berdasarkan data dari BPBD Sulteng, sekitar 5 rumah di Desa Lakea I terendam, sementara di Desa Ngune lebih parah, dengan 50 rumah atau sekitar 150 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

Baca juga: Gaji Ke-13 Cair Mulai Juni, Dipastikan Bebas Potongan Iuran

Meski demikian, laporan awal memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

BPBD Sulteng menerima informasi bencana pada pukul 10.50 Wita dan segera melakukan assessment lokasi terdampak.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol juga dikerahkan untuk memberikan bantuan dan koordinasi penanganan darurat. Saat ini, tim masih memantau kondisi warga serta memastikan kebutuhan mendesak mereka terpenuhi.

Baca juga: Final Panas, Celebest Tantang Persigi di Liga 4 Sulteng 2026

Banjir rob sendiri diperkirakan menjadi ancaman rutin bagi desa-desa pesisir di Kabupaten Buol, sehingga langkah mitigasi seperti tanggul dan pemukiman yang aman menjadi solusi jangka panjang.(*)

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved