Banggai Hari Ini
Ketua TP-PKK Banggai: Program Pembinaan PKK Butuh Dukungan Pemerintah Desa
Syamsuarni Amirudin mengatakan bahwa TP PKK merupakan mitra strategis bagi pemerintah karena jangkauannya yang tersebar hingga ke pelosok desa.
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Banggai, Syamsuarni Amirudin, mengatakan dukungan pemerintah desa terhadap program pembinaan PKK sangat dibutuhkan.
Hal itu dia sampaikan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa bagi Kepala Desa, di Hotel Estrella, Luwuk Selatan.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh kepala desa se-Kabupaten Banggai tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Amirudin.
Baca juga: Jam Tangan Casio Paus Fransiskus Jadi Sorotan Netizen, Harganya Hanya Rp149 Ribu
Syamsuarni Amirudin mengatakan bahwa TP PKK merupakan mitra strategis bagi pemerintah karena jangkauannya yang tersebar hingga ke pelosok desa/kelurahan.
“TP PKK bersama kader-kader yang dibentuk oleh pemerintah desa melakukan pendampingan yang terkait dengan program-program PKK yang ada di Desa,” ujar Syamsuarni Amirudin.
Program pemberdayaan yang mencakup bidang pendidikan, ekonomi, sosial, ketahanan pangan, dan kesehatan tersebut terangkum dalam 10 Program Pokok PKK.
Baca juga: Pemprov dan DPRD Sulteng Teken Persetujuan Bersama Rancangan Perubahan APBD TA 2024
Syamsuarni Amirudin berharap pemerintah desa dapat mendukung program pembinaan PKK melalui dana desa.
“Dukungan anggaran untuk pembinaan PKK telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa,” kata Syamsuarni Amirudin.
Di internal lembaga, lanjut Syamsuarni, TP PKK Banggai telah melakukan berbagi pembinaan yang meliputi penyuluhan, pelatihan, bimbingan teknis, serta pendampingan kepada TP PKK kecamatan sampai dengan kelompok Dasa Wisma.
TP PKK juga berkolaborasi dengan dinas terkait dalam menangani masalah stunting di Kabupaten Banggai. Salah satunya melalui program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai asupan gizi bayi.
Baca juga: Pemprov dan DPRD Sulteng Teken Persetujuan Bersama Rancangan Perubahan APBD TA 2024
Syamsuarni menambahkan, TP PKK juga menyalurkan bantuan bagi keluarga berisiko stunting, serta melakukan kunjungan ke posyandu.
Dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa, para kepala desa juga dibekali materi seputar pengelolaan dana desa.
Di antaranya, aspek perpajakan atas belanja desa, peran kejaksaan dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana korupsi dana desa, dan sinkronisasi perencanaan daerah dan desa dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Materi lainnya yaitu peran Polri dalam penegakkan hukum tindak pidana korupsi dan kebijakan umum pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. (*)
| Daftar Harga Terbaru BBM Nonsubsidi di Banggai, Pertamina Dex Naik Rp4.000 Per Liter |
|
|---|
| SPBU di Banggai Terapkan Harga Terbaru 3 BBM Non Subsidi |
|
|---|
| AKP Lataa Tak Lagi Jabat Kapolsek Pagimana, Dimutasi ke Polda Sulteng |
|
|---|
| Usung Program Lingkungan, Mahasiswa KKN-PPM Untika Luwuk Tanam Mangrove di Mayayap dan Tikupon |
|
|---|
| Diduga Mencuri di Rumah Kosong, 5 Pelajar di Banggai Ditangkap Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/iopeiwaopfrjekndiewhrije.jpg)