Senin, 4 Mei 2026

Ahmad Ali di Pilgub Sulteng

Ancaman Banjir Meningkat, Abdul Karim Aljufri Soroti Dampak Perubahan Iklim di Sulteng

Abdul Karim Aljufri memastikan dirinya bersama calon gubernur Ahmad Ali, sudah menyiapkan langkah konkret meliputi upaya mitigasi dan adaptasi.

Tayang:
Editor: Regina Goldie
Handover
Calon Gubernur Sulteng Ahmad Ali (kiri) bersama Cawagub Abdul Karim Aljufri (AKA) 

TRIBUNPALU.COM - Calon Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Abdul Karim Aljufri (AKA), mengungkapkan bahwa ancaman bencana alam, khususnya banjir yang merendam lahan pertanian, semakin meningkat.

Hal ini juga mencakup masalah kekeringan dan perubahan musim yang dapat berpotensi menyebabkan penurunan produksi pangan, bahkan risiko gagal panen.

Abdul Karim Aljufri menyatakan bahwa ancaman bencana hidrometeorologis akibat perubahan iklim, serta bencana geologis seperti gempa bumi, dipastikan akan memiliki dampak besar terhadap mata pencaharian masyarakat di Sulawesi Tengah.

Baca juga: 
Kanwil Kemenkumham Sulteng Perkenalan Layanan Kekayaan Intelektual di BGE 2024

Abdul Karim Aljufri memastikan dirinya bersama calon gubernur Ahmad Ali, sudah menyiapkan langkah konkret meliputi upaya mitigasi dan adaptasi, hingga kebijakan perlindungan pasca bencana.

“Sosialisi mitigasi tentang potensi, sekali lagi, saya tekankan “potensi” ancaman bencana alam termasuk Megathrust wajib dilakukan pemerintah daerah, siapapun pemimpin Sulteng. Kami pernah mengalami bencana Palu Sigi Donggala Parimo (PASIGALA), dan itu pelajaran berharga," ujar Abdul Karim Aljufri, Sabtu (21/9/2024).

Abdul Karim Aljufri juga menekan perlunya kebijakan dan persiapan perlindungan warga baik dari sisi pengetahuan, mental maupun mata pencarian mereka.

Baca juga: 
Investor Vietnam Tergiur Investasi Sektor Peternakan di Napu Valley Poso Sulteng

Abdul Karim Aljufri menambahkan perjalanan paling melelahkan bagi para korban adalah saat menjalani kehidupan pasca bencana. Pemulihan mental dan fisik menjadi salah satu yang terpenting bagi para korban.

"Penderitaan mereka bukan hanya saat menghadapi bencana, tapi pasca bencana. Sumber makan mereka hilang, mental mereka runtuh. Saat kondisi itu, pemimpin harus hadir baik fisik maupun kebijakan. Salah satu kebijakan yang Ahmad Ali dan saya usung adalah asuransi pertanian, itu salah satu bentuk kehadiran kami nantinya," ujar Abdul Karim Aljufri.

Abdul Karim Aljufri menceritakan saat dirinya dan Ahmad Ali datang Desa Sausu Piore, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk memberi bantuan pangan 6 September 2024 lalu.

Baca juga: 
KPU Tetapkan DPT Pilkada Banggai 269.838 Pemilih

Hujan deras yang mengguyur di desa tersebut pada menyebabkan ratusan rumah warga, 100 hektar perkebunan dan 70 hektar persawahan terendam banjir.

"Bayangkan kepedihan yang mereka alami, karena kehilangan segalanya. Setidaknya dengan asuransi ini bisa mengurangi kesedihan itu dan mendorong kembali semangat mereka untuk berusaha bertani," ujar juara dunia pencak silat ini.

Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Tengah tercatat ada 222.718 hektare luas tanam padi di provinsi ini tahun 2023.

Sulawesi Tengah memiliki total lahan pertanian cadangan pangan berkelanjutan mencapai kurang lebih 400 ribu hektar.  

Abdul Karim Aljufrisekaligus merespons pernyataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah yang mengingatkan masyarakat di wilayah Sulteng, khususnya di Kabupaten Toli-Toli dan Buol, untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gempa bumi megathrust dan tsunami.

Baca juga: 
Rapat Pleno, KPU Palu Bahas DPT Pilgub dan Pilwali 2024

Abdul Karim Aljufri menjelaskan meskipun prediksi kapan terjadinya gempa besar di zona megathrust sulit dipastikan, sejarah mencatat bahwa zona ini telah memicu beberapa gempa besar dan tsunami di masa lalu. 

"Karena itu, Ahmad Ali dan AKA menekankan lagi peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di daerah yang memiliki potensi terjadinya bencana. Ini prioritas buat siapapun pemimpinnya," tutup politisi yang juga koordinator regional Gerindra Sulawesi itu. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun News

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved