8 Fenomena Langit Sepanjang November 2024, Ada Hujan Meteor hingga Supermoon
Beberapa Fenomena Astronomi itu bahkan bisa diamati dengan mata telanjang.
Hujan meteor Taurid ini dibagi menjadi dua, yakni Taurid Selatan dan Taurid Utara.
Keduanya juga mempunyai waktu puncak yang berdekatan.
Dikutip dari Space, hujan meteor Taurid Selatan terjadi pada 28 September-2 Desember 2024 dengan waktu puncaknya pada 4-5 November 2024.
Sedangkan, hujan meteor Taurid Utara terjadi pada 13 Oktober-2 Desember 2024 dengan waktu puncak 11-12 November 2024.
Henomena hujan meteor ini bisa disaksikan atau diamati dari seluruh wilayah Indonesia.
Untuk menyaksikannya, masyarakat dianjurkan melihat dari lokasi yang minim polusi cahaya atau penerangan lampu, agar tidak mengganggu pandangan ke arah langit.
Okultasi Saturnus (11 November)
Okultasi Saturnus adalah peristiwa ketika planet Saturnus tertutup oleh Bulan.
Peristiwa ini bisa diamati dengan mata telanjang atau menggunakan teleskop.
Okultasi Saturnus hanya bisa diamati di wilayah tertentu.
Semakin ke timur, semakin lama waktu okultasi Saturnus.
Saturnus akan tampak seperti bintang terang di rasi Sagitarius.
Bulan Purnama, Supermoon (15 November)
Bulan Purnama Supermoon akan terjadi pada 15 November 2024.
Fenomena Bulan Purnama ini juga disebut Beaver Moon dan akan menjadi Supermoon yang terakhir di sepanjang tahun 2024.
Nama Beaver Moon muncul dari berang-berang yang biasanya membangun bendungan pada bulan November.
| Jadwal Gerhana Matahari dan Bulan 2026, Satu Bisa Terlihat dari Indonesia |
|
|---|
| Daftar Fenomena Langit Desember 2025, Ada Supermoon hingga Solstis |
|
|---|
| Fenomena Parade Tujuh Planet Bisa Disaksikan pada 28 Februari 2025 |
|
|---|
| Ada Fenomena Parade Planet di Langit Malam Ini, Jupiter dan Saturnus Terlihat Lebih Jelas |
|
|---|
| Supermoon Terakhir 2023 Akan Bisa Disaksikan di Indonesia Malam Ini, Kapan Waktu Terbaik Melihatnya? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/hujan-meteor-lyrid-2013.jpg)