8 Fenomena Langit Sepanjang November 2024, Ada Hujan Meteor hingga Supermoon
Beberapa Fenomena Astronomi itu bahkan bisa diamati dengan mata telanjang.
Elongasi Timur Maksimum Merkurius (16 November)
Fenomena menjadi waktu terbaik untuk melihat Merkurius, planet terdekat dengan Matahari dan merupakan planet terkecil di tata surya
Pada Elongasi Timur Maksimum Merkurius, planet tersebut terlihat pada jarak terjauhnya dari Matahari di langit malam.
Merkurius akan tampak sangat terang saat terbit di langit malam.
Pada malam hari setelah mengalami elongasi terbesar, Merkurius akan meredup dengan cepat saat melesat dari belakang Bumi.
Oposisi Uranus (17 November)
Oposisi Uranus adalah fenomena yang terjadi ketika Uranus mencapai titik tertinggi di langit.
Planet itu melakukan pendekatan terdekat dengan Bumi pada waktu yang hampir bersamaan (perigee).
Oposisi Uranus membuat planet Uranus terlihat paling terang di antara bintang di langit.
Hujan meteor Monocerotid (21 November)
Hujan meteor Monocerotid akan aktif pada 15-25 November.
Puncaknya pada 21 November.
Titik radian Monocerotid akan berada pada posisi tertinggi di langit setelah fajar datang.
Jadi, kemungkinan besar hujan meteor akan menghasilkan tampilan terbaiknya sesaat sebelum fajar, saat titik radiannya berada pada posisi tertinggi.
Hujan meteor Orionid (28 November)
Di pengujung November, hujan meteor Orionid akan berada di fase puncak, tepatnya pada 28 November.
Hujan meteor ini sendiri aktif pada 13 November hingga 6 Desember.
Sayangnya, hujan meteor ini tidak terlalu aktif, dengan hanya sekitar 3 meteor per jam di fase puncak.
Fenomena hujan metor ini di arah konstelasi Orion.(*)
| Jadwal Gerhana Matahari dan Bulan 2026, Satu Bisa Terlihat dari Indonesia |
|
|---|
| Daftar Fenomena Langit Desember 2025, Ada Supermoon hingga Solstis |
|
|---|
| Fenomena Parade Tujuh Planet Bisa Disaksikan pada 28 Februari 2025 |
|
|---|
| Ada Fenomena Parade Planet di Langit Malam Ini, Jupiter dan Saturnus Terlihat Lebih Jelas |
|
|---|
| Supermoon Terakhir 2023 Akan Bisa Disaksikan di Indonesia Malam Ini, Kapan Waktu Terbaik Melihatnya? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/hujan-meteor-lyrid-2013.jpg)