Perpustakaan Kardus ala Poso BaBaca: Datangi Daerah Konflik, Bangun Literasi Generasi Penerus Bangsa
Komunitas Poso BaBaca adalah sekumpulan pemuda di Poso yang mempunyai visi yang sama yakni baca buku untuk meningkatkan literasi generasi muda di Poso
TRIBUNNEWS.COM, PALU - Deru mesin dua buah mobil pikap dan satu minibus membelah kesunyian jalan menuju Desa Tamanjeka, Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pertengahan 2018.
Kondisi jalan raya yang rusak membuat perjalanan dari Kota Poso ke Poso Pesisir ini menjadi berat dan memakan waktu. Batu dan tanah menjadi bagian utama jalan antar kabupaten, aspal hanya tersisa sedikit saja karena rusak digerus waktu.
Topografi menuju Tamanjeka yang naik turun membuat perjalanan sejauh 30 km itu bisa memakan waktu lebih dari tiga jam, tiga kali lipat dari waktu selazimnya.
Namun bukan itu yang membuat benak Fahmi Trisnadi dan belasan orang lainnya berkecamuk. Tamanjeka yang menjadi tujuan adalah daerah yang masih menjadi zona merah.
Tamanjeka adalah salah satu daerah tempat kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) melakukan teror. Ada hadangan atau gangguan dari kelompok teroris lebih mengkhawatirkan dibandingkan beratnya melalui jalan “off road” ini.
Di satu tanjakan curam, tiba-tiba minibus paling depan berhenti, Fahmi dan beberapa orang lainnya yang ada di pikap paling belakang kemudian bertanya-tanya, apakah ada serangan, ataukah ada hadangan dari kelompok bersenjata?
Beberapa orang di minibus kemudian turun.
“Mundur… ! mundur…!, mobil belakang mundur,” teriak orang yang ada di mobil terdepan.
Rasa panik dan khawatir menyergap Fahmi, berbagai pikiran buruk seketika datang dengan ujung cerita yang tidak berakhir baik.
“Saya di mobil paling belakang, yang depan teriak mundur-mundur, jujur saja ada pikiran buruk yang berkecamuk, apa ada penyergapan atau ada apa?” kenang kawan Poso BaBaca, Fahmi Trisnadi ketika bercerita kepada Tribunnews.com, Jumat, 6 September 2024.
Namun kekhawatiran Fahmi dkk tidak terjadi, seusai teriakan mundur itu, kawan lain terlihat mengganjal roda minibus agar tidak mundur.
"Mundur-mundur.. Tak kuat menanjak, mau ambil ancang-ancang dulu,” teriaknya.
Rupanya minibus itu tidak kuat melibas jalan yang curam, sehingga harus terhenti di tengah tanjakan dan harus mundur untuk mengambil ancang-ancang.
“Kondisi menuju arah Tamanjeka memang kanan kiri hutan, ada saja pikiran kalau-kalau ada hadangan dari kelompok tertentu, tapi demi misi kami, misi Poso BaBaca, maka kekhawatiran itu kami pendam, rasa takut memang ada,” kata Fahmi yang menjadi Kawan BaBaca, sebutan bagi relawan di komunitas Poso BaBaca.
Komunitas Poso BaBaca adalah sekumpulan pemuda di Poso yang mempunyai visi yang sama yakni baca buku untuk meningkatkan literasi generasi muda di manapun di Tana Poso, termasuk di daerah konflik seperti di Tamanjeka.
| Kabupaten Poso Gelar FLS3N & O2SN, Optimalkan Potensi Siswa Daerah |
|
|---|
| Wakil Bupati Poso Buka Sosialisasi Akuntabilitas Dana BOSP 2026 |
|
|---|
| Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Poso Sulawesi Tengah, Akibat Aktivitas Sesar Poso |
|
|---|
| Kabupaten Poso Catat Progres Tercepat Pembangunan Koperasi Desa di Sulteng |
|
|---|
| Bupati Poso Dorong MBG Bantu Ekonomi Petani dan Peternak Lokal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/potret-kawan-babaca-melaksanakan-kegiatan-perpustakaan-kardus2.jpg)