Minggu, 10 Mei 2026

Setyo Budiyanto Terpilih Jadi Ketua KPK Periode 2024-2029, Johanis Tanak Jadi Pimpinan Lagi

Setyo Budiyanto ditetapkan sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029 oleh DPR RI.

Tayang:
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Setyo Budiyanto terpilih menjadi Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029. 

TRIBUNPALU.COM -  Setyo Budiyanto ditetapkan sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029 oleh DPR RI.

Hasil voting, Setyo memperoleh 46 suara dalam voting, dari total 48 suara.

Diketahui Komisi III DPR telah melakukan pemilihan terhadap lima pimpinan KPK pada Kamis (21/11/2024) hari ini.

Adapun rapat pleno ini dipimpin Ketua Komisi III, Habiburokhman.

Hadir juga empat Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni, Rano Al Fath, Dede Indra Permana, dan Sari Yuliati.

Rapat dihadiri 48 anggota Komisi III DPR RI dari delapan fraksi secara langsung di ruang rapat pleno Komisi III DPR RI.

Sebelum pemilihan dilakukan, Komisi III telah menyepakati bahwa mekanisme yang digunakan adalah dengan pemungutan suara atau voting.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman.

Dia juga menjelaskan bahwa teknis voting adalah tiap anggota Komisi III akan diberi kertas suara dan diminta memilih masing-masing lima nama capim dan lima calon Dewas KPK.

"Proses pemilihan dewan dan cara kertas suara di-contreng atau diceklis oleh anggota Komisi III kemudian dimasukkan dalam kotak suara terdapat nama calon yang dipilih lebih dari 5 orang maka kertas suara tidak sah," jelasnya di ruang rapat di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2024).

Tak cuma itu, Habiburokhman juga meminta para anggota untuk memilih satu calon yang menjadi Ketua KPK periode 2024-2029.

"Dari lima nama untuk yang calon pimpinan langsung saja, yang berkenan sebagai ketua ini siapa ditulis aja di samping namanya 'ketua'," jelasnya.

Setelah mendengar penjelasan Habiburokhman, para anggota Komisi III DPR pun langsung melakukan pemilihan.

Kemudian, penghitungan suara pun dilakukan dan Setyo Budiyanto terpilih menjadi Ketua KPK.

Sementara, empat pimpinan KPK lainnya adalah Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, Johanis Tanak, dan Agus Joko Pramono.

Berikut raihan suara dari kelima pimpinan KPK yang terpilih tersebut:

1. Setyo Budiyanto: 46 suara/45 suara jadi Ketua KPK

2. Johanis Tanak: 48 suara/2 suara jadi Ketua KPK

3. Fitroh Rohcahyanto: 47 suara/1 suara jadi Ketua KPK

4. Agus Joko Pramono: 39 suara/0 suara jadi Ketua KPK

5. Ibnu Basuki Widodo: 33 suara/0 suara jadi Ketua KPK

Setelah penghitungan selesai, saat ini Komisi III DPR masih melakukan penghitungan suara untuk memilih satu anggota Dewan Pengawas KPK.

Sebagai informasi, DPR telah melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test untuk calon pimpinan KPK dan calon anggota Dewas KPK selama empat hari sejak Senin (18/11/2024) sampai Kamis (21/11/2024).

Dalam fit and proper test, DPR telah meminta 10 orang calon pimpinan KPK dan 10 calon anggota Dewas KPK untuk memaparkan visi-misinya terkait lembaga antirasuah tersebut.

Setelah itu, tahapan berlanjut dengan pemilihan 5 pimpinan KPK dan 1 anggota Dewas KPK untuk memimpin berjalannya KPK selama lima tahun ke depan.

Lantas bagaimana sosok Setyo Budiyanto dan Poengky Indarti?

Komjen Pol Setyo Budiyanto lahir di Surabaya, Jawa Timur pada 29 Juni 1967.

Ia memiliki istri yang bernama Henny Setyo.

Komjen Pol Setyo Budiyanto merupakan lulusan Akademi Kepolisian ( Akpol ) tahun 1989.

Pria berusia 57 tahun itu memiliki segudang pengalaman di bidang reserse.

Komjen Setyo Budiyanto telah lama berkarier di kepolisian Tanah Air. 

Ia cukup banyak mengabdi di wilayah hukum Polda Papua.

Setyo tercatat pernah mengemban jabatan sebagai Kapolres Teluk Wondama, Kapolres Biak Numfoor, Wadirreskrim Polda Papua, hingga Dirreskrimsus Polda Papua.

Setyo juga sempat bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ). Ia tercatat pernah menjabat sebagai Koordinator Supervisi Penindak (Korsupdak) di Deputi Penindakan KPK.

Kemudian, pada tahun 2021, Setyo Budiyanto ditunjuk menjadi Kapolda Nusa Tenggara Timur.

Setahun berselang, Setyo Budiyanto menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara.

Selanjutnya, Setyo Budiyanto menerima amanah baru sebagai Pati Itwasum Polri.

Dan, sejak 22 Maret 2024 Setyo Budiyanto mengemban amanat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian RI.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved