Banggai Hari Ini
Jaga Laut Pagimana Banggai dari Ancaman Bom Ikan
Menurut Kapolsek Pagimana AKP Laata, kasus kejahatan berupa penangkapan ikan memang terbilang cukup banyak, sehingga butuh sosialisasi masif.
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Polsek Pagimana mensosialisasikan bahaya penggunaan bahan peledak atau bom sebagai alat tangkap ikan bagi masyarakat pesisir di Desa Jayabakti, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Jumat (10/1/2025).
Menurut Kapolsek Pagimana AKP Laata, kasus kejahatan berupa penangkapan ikan memang terbilang cukup banyak, sehingga butuh sosialisasi masif kepada masyarakat terutama nelayan.
Menurut dia untuk mencegah semakin banyaknya kasus pemboman ikan dan racun ikan, perlu pendekatan yang penuh dengan nuansa persaudaraan.
"Beberapa cara yang kami lakukan adalah dengan mendekati nelayan-nelayan di pesisir pulau wilayah Pagimana," kata AKP Laata.
Wujudnya adalah dengan cara sambang nusa untuk memberikan bantuan sambil memberi penyuluhan bahaya dari bom ikan.
Baca juga: HUT TribunPalu.com ke-4 Tahun, Kepala Imigrasi Palu: Kabarkan Informasi Update ke Masyarakat
Karena itu, AKP Laata mengajak seluruh masyarakat khususnya nelayan yang berada di wilayah pesisir, untuk bisa membantu polisi dengan menjaga laut dan melaporkan jika ada nelayan menangkap ikan dengan cara bom ikan.
"Kerusakan yang timbul akibat bom sangat fatal bagi terumbu karang. Untuk itu, kami mengimbau agar kita jaga terumbu karang di perairan Pagimana ini supaya anak cucu kita dapat menikmatinya di kemudian hari," ujar AKP Laata.
Apalagi pertumbuhan terumbu karang hanya 1 cm per tahun, untuk itu jangan pernah menggunakan bahan peledak dalam mencari ikan. (*)
| Hindari Anak Sapi, Mobil Rush Tabrak Tiang Telkomsel di Banggai |
|
|---|
| Dua Terduga Pelaku Penipuan di Facebook Ditangkap Polres Banggai |
|
|---|
| Dinkes Pastikan Belum Ada Peningkatan Kasus Campak di Banggai |
|
|---|
| Cegah Campak, Puskesmas di Banggai Lakukan Vaksinasi dan Surveilans |
|
|---|
| BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan 3 Hari di Sulteng, Morowali Berstatus Siaga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ud-90asud90-sua90dusa90-ud90asuds90auda90adsdsa.jpg)