Buntut Aksi Demo Pegawai, Menteri Satryo Soemantri Dilaporkan ke Presiden Prabowo

Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisainstek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dilaporkan ke Presiden RI, Prabowo Subianto.

Penulis: Lisna Ali | Editor: Lisna Ali
Hand Over
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro. 

Janji Perhatikan Semua Jajaran dan Staf
Satryo Brodjonegoro juga mengatakan  dua tokoh pendemo telah dipanggil.

Kata dia, mereka menyampaikan permintaan maaf atas aksi di Kemendiktisaintek kemarin.

"Setelah berbicara cukup panjang, kedua tokoh aksi tersebut menyampaikan permohonan maaf karena apa yang dikerjakan tadi pagi itu," kata Satryo.

Ia menyebut keduanya juga berjanji mengikuti segala peraturan di Kementeriannya.

"Dan mereka berjanji untuk mengikuti semua peraturan yang ada di dalam Kemendikti Saintek," tuturnya.

Satryo memastikan kementerian yang dipimpinnya itu akan memperhatikan semua jajaran dan staf.

"Kita pastikan juga mereka punya karier yang baik, dan pada akhirnya kita berharap mereka mempunyai kesejahteraan yang memadai," katanya.

Respon Istana dan DPR
Istana Kepresidenan pun meyakini masalah yang terjadi di Kemendiktisaintek bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

"Sejauh ini kita yakin bisa diselesaikan dengan dialog dari hati ke hati dan kepala dingin," kata Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi.

Hasan menuturkan pihaknya saat ini menunggu hasil dialog yang akan dilakukan kementerian tersebut. 

Selanjutnya, Hasan Nasbi tak ingin berkomentar lebih jauh mengenai peristiwa itu. 

"Kita tunggu saja hasil dialog yang akan dilakukan di internal kementerian," jelasnya.

Sementara Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengatakan DPR berkomitmen melalui komisi teknis terkait, akan melakukan pemantauan dan evaluasi dari kinerja Mendikti Saintek Satryo.

"Tentunya nanti kita akan minta komisi teknis yang terkait dengan kementerian juga untuk melakukan pemantauan dan evaluasi-evaluasi jika dianggap perlu," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/1/2025).

Dasco menambahkan DPR akan menelusuri polemik yang ada di Kemendikti Saintek.

"Kita akan pelajari kita akan kaji," imbuhnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved