Sabtu, 6 Juni 2026

Indonesia Resmikan Perdagangan Internasional Perdana Unit Karbon Melalui IDXCarbon

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi meluncurkan perdaganga

Tayang:
Editor: Haqir Muhakir
Handover
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi meluncurkan perdagangan internasional perdana unit karbon Indonesia melalui platform Bursa Karbon Indonesia (IDXCarbon).  

Sejak diluncurkan pada September 2023, IDXCarbon telah mencatatkan perkembangan signifikan. Jumlah pengguna layanan bursa karbon meningkat dari 16 peserta menjadi 100 partisipan pada akhir 2024. Secara kumulatif, IDXCarbon telah memperdagangkan lebih dari satu juta ton unit karbon.

"IDXCarbon mengintegrasikan praktik terbaik dari pasar kuota emisi dan kredit karbon dalam satu sistem," jelas Direktur Utama BEI, Iman Rachman. Sistem ini mendukung perdagangan domestik maupun internasional, termasuk teknis Persetujuan Batas Atas Emisi - Pelaku Usaha (PTBAE-PU) dan SPE-GRK.

Perdagangan karbon internasional hanya dapat berhasil melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, perbankan, dan institusi filantropi.

"Perdagangan karbon adalah aksi kolektif yang membutuhkan peran aktif setiap pemangku kepentingan," ujar Hanif.

Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan kesiapan Indonesia memimpin pasar karbon global, tetapi juga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi hijau di Tanah Air. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved