Senin, 20 April 2026

DPR RI Soroti Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Distribusi dan Subsidi Harus Segera Diperbaiki

Menurutnya, masalah ini tidak hanya disebabkan oleh ketidakseimbangan pasokan, tetapi juga mengindikasikan kelemahan sistem distribusi dan kebijakan.

Editor: Regina Goldie
HANDOVER
ELPIJI LANGKA - Aktivitas endistribusian elpiji 3 kg ke pangkalan. Anggota Komisi XII DPR Nevi Zuairina mengkritisi kelangkaan elpiji 3 kg yang terjadi di berbagai wilayah di Jakarta belakangan ini. 

Baca juga: Presly Tampubolon: Kampung Resilience Harus Jadi Contoh bagi Daerah Lain di Kota Palu

"Distribusi elpiji 3 kg perlu segera diperbaiki agar tidak terjadi ketimpangan antara pasokan dan permintaan di masyarakat," imbuh Nevi.

Dia meminta Pemerintah dan Pertamina dapat memastikan pasokan LPG cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga kecil dan usaha mikro, sehingga mereka tidak mengalami kesulitan yang berkepanjangan.

Selain itu, pengawasan terhadap distribusi juga harus diperketat agar tidak terjadi penyalahgunaan atau penimbunan yang menyebabkan lonjakan harga di pasaran.

Kelangkaan LPG ini menjadi ujian bagi pemerintah dalam mengelola kebijakan subsidi energi secara adil dan tepat sasaran.

Jika tidak segera diatasi, kondisi ini bisa berdampak luas pada kesejahteraan masyarakat, terutama di sektor ekonomi kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan gas bersubsidi.

"Pemerintah tidak boleh membiarkan masalah ini berlarut-larut dan harus segera mengambil langkah tegas untuk menjamin kestabilan pasokan energi bagi rakyat kecil," tutur Nevi. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved