505 Kepala Daerah Terpilih Akan Ikuti Retret di Akmil Magelang
Retret ini dirancang sebagai pembekalan intensif bagi kepala daerah, mirip dengan yang telah dijalani oleh para menteri Kabinet Merah Putih.
TRIBUNPALU.COM - Para Kepala Daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 dijadwalkan akan mengikuti retret atau pembekalan di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Sebanyak 505 Kepala Daerah Terpilih direncanakan untuk mengikuti pembekalan ini.
Kepala Daerah yang dimaksud adalah Bupati, Walikota, dan Gubernur terpilih.
Sementara itu, Wakil Kepala Daerah terpilih tidak akan mengikuti retret atau pembekalan ini.
Retret ini direncakan diadakan setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan bahwa retret bagi Kepala Daerah terpilih akan dilaksanakan pada 21 hingga 28 Februari 2025.
Baca juga: Kepala DLH Banggai Tegaskan Peternakan Ayam di Bakung Belum Kantongi SPPL
Kegiatan ini akan berlangsung di Akmil Magelang, Jawa Tengah.
Selama program berlangsung, kepala daerah tidak akan didampingi oleh ajudan dan diharapkan untuk mengikuti semua agenda dengan disiplin penuh.
Sebelum menuju Akmil, para Kepala Daerah terpilih direncanakan akan berkumpul di Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Baca juga: Desa Tompira Morowali Rayakan Ulang Tahun ke-117 dengan Semangat Gotong Royong
“Kepala Istana menyampaikan dukungan penuh karena persiapan sudah sangat memungkinkan,” ujar Bima Arya seperti yang dikutip dari keterangan resmi Kementerian Dalam Negeri pada Senin (10/2/2025).
Retret ini dirancang sebagai pembekalan intensif bagi Kepala Daerah, mirip dengan yang telah dijalani oleh para menteri Kabinet Merah Putih di lokasi yang sama.
Bima Arya menambahkan bahwa pemerintah mempertimbangkan Istana Yogyakarta sebagai titik kumpul sebelum keberangkatan.
Para Kepala Daerah akan berangkat menggunakan bus menuju lokasi pembekalan di Akmil Magelang.
| Respons Bahlil Soal Isu BBM Naik, Minta Tunggu Keputusan dari Presiden |
|
|---|
| Gegara Joget Pamer Insentif Rp6 Juta/Hari, Izin SPPG Hendrik Dicabut, Ratusan Relawan Kena Imbas |
|
|---|
| Cegah Celah Korupsi, Prabowo Tak Akan Potong Dana MBG: Lebih Baik untuk Makan Rakyat |
|
|---|
| Strategi Pemerintah di Tengah Efesiensi, Purbaya Pangkas Anggaran Kementerian, MBG Tak Terdampak |
|
|---|
| Jadi Atensi Istana, Kapolri Diperintah Prabowo Usut Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ud90saud90-asd9as0-ud90a-d9aada.jpg)