Rabu, 22 April 2026

Sulteng Hari Ini

M Ridha Saleh: Konflik PT ANA Telah Selesai dan Tidak Ada Perampasan Tanah

Diketahui bahwa PT Agro Nusa Abadi (ANA) akan melakukan penertiban di areal perusahaan sehingga memicu konflik dengan masyarakat lingkar sawit.

|
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
Angelina
KONFIRMASI TERKAIT KONFLIK PT.ANA - Staf Ahli Gubernur M. Ridha Saleh, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan pernyataan soal konflik agraria antar PT Agro Nusa Abadi (ANA) Morowali Utara dengan masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan pernyataan soal konflik agraria antar PT Agro Nusa Abadi (ANA) Morowali Utara dengan masyarakat.

Diketahui bahwa PT Agro Nusa Abadi (ANA) diduga akan melakukan penertiban di areal perusahaan sehingga memicu konflik dengan masyarakat lingkar sawit di Desa Bungintimbe.

Menanggapi konflik tersebut, Staf Ahli Gubernur Sulteng M Ridha Saleh, mengatakan konflik lahan tersebut sudah selesai dibahas oleh pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

"Konflik ini sudah selesai karena sudah dimediasi berulang kali dan alhamdulillah sudah ada kesepakatan,"ungkapnya saat dihubungi tim TribunPalu.com, Rabu (19/2/2025).

Baca juga: Puncak Demonstrasi Indonesia Gelap Bertepatan dengan Pelantikan Kepala Daerah Terpilih

"Sisa pembagian tanah ke masyarakat yang belum dilakukan karena harus melalui verifikasi dulu,"lanjut Ridha.

Staf Ahli Gubernur Sulteng itu juga menyampaikan tidak ada perampasan tanah dikarenakan PT Agro Nusa Abadi (ANA) sudah setuju melepaskan tanah tersebut.

Ia juga mengatakan kesepakatan tersebut berupa pelepasan lahan sebesar 659 Hektare.

"Pemerintah provinsi sudah melakukan mediasi dan sepakat bahwa PT Agro Nusa Abadi (ANA) harus melepaskan lahan seluas 659 Hektare di Desa Bungintimbe"jelas Ridha. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved