Jumat, 24 April 2026

Morut Hari Ini

Kapolres Morowali Utara Berikan Bantuan Sembako kepada Pengungsi Banjir

AKBP Reza juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan Banjir susulan, karena cuaca masih berpotensi hujan.

Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
HANDOVER / HUMAS POLRES MORUT
PENYERAHAN BANTUAN BANJIR - Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, bersama Wakapolres, Kasat Binmas, dan KBO Satintelkam Polres Morowali Utara, memberikan bantuan sembako kepada para pengungsi Banjir yang saat ini ditampung di Balai Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, pada Rabu (26/3/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok

TRIBUNPALU.COM, PALU – Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, bersama Wakapolres, Kasat Binmas, dan KBO Satintelkam Polres Morowali Utara, memberikan bantuan sembako kepada para pengungsi Banjir yang saat ini ditampung di Balai Desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, pada Rabu (26/3/2025).

Didampingi Kepala Desa dan perangkat Desa Bunta, Kapolres Morowali Utara menyerahkan bantuan sembako kepada pengungsi. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri, khususnya Polres Morowali Utara, terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan.

"Hari ini, kami mengunjungi warga yang terkena dampak Banjir. Sebanyak 21 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi dan sudah mendapatkan tempat penampungan sementara yang layak di balai desa. Anak-anak juga terlihat ceria," ungkapnya.

"Kami berharap cuaca kembali cerah, Banjir segera surut, dan warga bisa kembali ke rumah mereka masing-masing. Apalagi, sebentar lagi lebaran, semoga semuanya dapat merayakan di rumah," harap Kapolres.

Baca juga: Polres Sigi Perkuat Patroli di Tempat Wisata Sambut Libur Panjang dan Cuti Bersama


"Kami juga memberikan sedikit bantuan untuk meringankan beban mereka. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu meringankan beban warga yang terkena musibah. Ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap warganya," lanjutnya.

AKBP Reza juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan Banjir susulan, karena cuaca masih berpotensi hujan.

"Kami mengajak seluruh warga untuk tetap waspada dan saling mengingatkan dalam menghadapi potensi bencana susulan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.

Berdasarkan peninjauan di lokasi Banjir di Bunta, beberapa area terendam Banjir, termasuk rumah-rumah dan kos-kosan di Dusun 4 dan Dusun 5, serta beberapa rumah ibadah.

Baca juga: Pria Diterkam Buaya Saat Berenang, Warga Palu Meninggal di Perairan Pantai Talise

Untuk akses jalan yang menghubungkan Desa Bunta menuju ibu kota Kolonodale, ketinggian air terpantau masih berada di bawah lutut orang dewasa, namun masih dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Kapolres mengingatkan pengendara agar tetap berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut.

"Debit air berpotensi naik lagi mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan," kata Kapolres.

Sementara itu, akses jalan dari Dusun 5 Desa Bunta menuju lokasi perusahaan PT Gunbuster Nikel Industri (GNI), yang biasa dilalui oleh para karyawan perusahaan, sudah tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Oleh karena itu, akses dialihkan ke jalur houling di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur.

Kapolres berharap Banjir segera surut agar aktivitas warga kembali normal dan mereka bisa merayakan lebaran bersama keluarga di rumah masing-masing. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved