Senin, 13 April 2026

Diperingati Setiap 21 April, Ini Sejarah, Biografi R.A Kartini dan Perjuangannya

Besok, Kamis 21 April 2025 diperingati sebagai Hari Kartini. Raden Ajeng Kartini (R.A Kartini) ditetapkan sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

|
Editor: Lisna Ali
Istimewa
HARI KARTINI 2025 - R.A Kartini. Salah satu guru perempuan yang jadi Pahlawan Nasional. 

TRIBUNPALU.COM - Peringatan Hari Kartini jatuh setiap tanggal 21 April. 

Hari Kartini telah ada sejak zaman pemerintahan Presiden Soekarno.

Pada 2 Mei 1964, Presiden Soekarno mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964 yang menetapkan Raden Ajeng Kartini (R.A. Kartini) sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

Juga menetapkan hari lahir Kartini, tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini.

Lantas siapa R.A Kartini?

Dan bagaimana kisah perjuangannya hingga hari lahirnya diperingati sebagai Hari Kartini?

Berikut ini biografi singkat R.A Kartini.

R.A Kartini merupakan putri dari seorang patih bernama Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat.

Ayahnya, dari patih kemudian diangkat menjadi Bupati Jepara.

Kartini yang lahir 21 April 1979 ini dikenal sebagai wanita yang jadi pelopor kesetaraan derajat wanita dan pira di Indonesia.

Jika ditulusuri, silsilah keluarga sang ayah bisa sampai ke Hamengkubuowo IV.

Garis keturunan Sosroningrat juga bisa ditelusuri hingga masa Kerajaan Majapahit.

Ayah R A Kartini awalnya hanya seorang wedana (pembantu bupati) di Mayong, Jepara.

Saat itu, kolonial Belanda mewajibkan siapapun yang jadi bupati, harus memiliki darah bangsawan sebagai istrinya.

Namun, ibu Kartini, M.A Ngasirah bukan bangsawan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved