Sigi Hari Ini
Dusun Kangkuro Terisolasi di Tengah Alam Indah Lindu Sigi
Potensi besar kawasan ini terkubur akibat minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar.
Penulis: Andika Satria Bharata | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Andika Satria Bharata
TRIBUNPALU.COM, SIGI - Di tengah kekayaan sumber daya alam yang melimpah, Dusun Kangkuro, Desa Tomado, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, justru seolah terabaikan.
Potensi besar kawasan ini terkubur akibat minimnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur dasar.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi yang memprihatinkan.
Untuk mencapai Dusun Kangkuro, warga harus menempuh perjalanan penuh tantangan.
Dari Dermaga Desa Tomado menuju Dermaga Wongkodono, mereka perlu menyeberangi danau selama 30 menit menggunakan kapal kecil.
Baca juga: Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat di Sumatera Barat, Nusron:Negara Lindungi Masyarakat Hukum Adat
Ironisnya, akibat kerusakan parah pada dermaga yang tidak lagi layak pakai, penumpang terpaksa menggunakan perahu kecil untuk bisa merapat.
Kayu-kayu lapuk, papan dermaga yang rusak, serta lantai penimbang kapal yang basah dan licin mencerminkan kelalaian pemerintah dalam memenuhi hak dasar masyarakat.
Kondisi ini tak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga mempersulit aktivitas harian warga terutama bagi mereka yang membawa barang dagangan atau sepeda motor.
Perjalanan belum selesai, dari Dermaga Wongkodono menuju Dusun Kangkuro, warga harus menggunakan jasa ojek motor.
Baca juga: Waspada! Akun Facebook Palsu Catut Nama Pj. Bupati Parimo
Mereka melewati medan ekstrem berupa jalan berlumpur, sungai kecil tanpa jembatan layak, serta jembatan kayu rapuh yang bisa roboh sewaktu-waktu.
Biaya ojek pulang-pergi mencapai Rp250 ribu, menjadi beban berat di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang serba pas-pasan.
Seorang tukang ojek setempat mengungkapkan bahwa kerusakan akses jalan ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa perbaikan berarti.
"Apalagi saat musim hujan, jalan makin parah. Motor sering terjebak lumpur. Kami sangat berharap ada perhatian serius dari pemerintah," ujarnya di tengah perjalanan menuju Dusun Kangkuro.
Baca juga: Waspada! Akun Facebook Palsu Catut Nama Pj. Bupati Parimo
Bukan hanya akses fisik yang terdampak. Dunia pendidikan pun turut terkena imbas. Anak-anak di dusun ini hanya bisa mengenyam pendidikan hingga jenjang SD.
Untuk melanjutkan ke SMP atau SMA, mereka harus ke desa tetangga dengan medan yang berbahaya dan perjalanan yang panjang.
Pada Minggu (27/4/2025), saat menghadiri penutupan tambang ilegal di wilayah tersebut, tokoh masyarakat Dusun Kangkuro, Tambogo, menyampaikan langsung keluhan kepada Bupati Sigi, Moh Rizal Intjenae.
Baca juga: BREAKING NEWS: Lahan Digusur, Warga Talise Geruduk dan Segel Kantor LPM Talise
Ia mendesak pemerintah segera memperbaiki Dermaga Wongkodono dan akses jalan menuju dusun mereka.
"Kami berharap pemerintah segera memperbaiki dermaga dan jalan ini. Dermaga Wongkodono seharusnya menjadi pintu masuk wisata, bukan justru menjadi hambatan," tegas Tambogo.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae berjanji akan melakukan perbaikan secara bertahap.
"Pemerintah memahami pentingnya akses ini, baik untuk mobilitas masyarakat maupun pengembangan sektor pariwisata. Kami akan tindak lanjuti secara bertahap," ujar Rizal.
Meski janji telah dilontarkan, warga Dusun Kangkuro masih menantikan aksi nyata. Di tengah kekayaan alam dan potensi pariwisata yang besar, akses yang memprihatinkan ini menjadi cerminan kelalaian serius pemerintah dalam membangun daerahnya sendiri. (*)
| Bupati Sigi Prioritaskan Pendidikan, Pastikan Siswa Tak Terkendala Seragam dan Perlengkapan Sekolah |
|
|---|
| Pemkab Sigi Prioritaskan Seragam Gratis untuk Siswa Desil 1 dan 2 |
|
|---|
| Bupati Sigi Komitmen Wujudkan Pendidikan Merata Lewat Seragam Gratis |
|
|---|
| Warga BTN Tinggede Permai Buka Ruang Dialog, Wakil Ketua DPRD Sigi Serap, Keluhan Soal Administrasi |
|
|---|
| Kasus Sabu Terbongkar di Pandere, Polisi Sita Senpi Rakitan dan 7 Butir Peluru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/dusun-kangkuro.jpg)