Senin, 13 April 2026

Palu Hari Ini

Dua Anak Bawa Poster Cabut UU TNI Curi Perhatian di Aksi Hari Buruh di Palu

Meski bertubuh mungil, keberanian mereka memegang poster tersebut menjadi sorotan tersendiri. 

Penulis: Robit Silmi | Editor: Regina Goldie
ROBIT/TRIBUNPALU.COM
HARI BURUH - Dua anak kecil mencuri perhatian publik dalam aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (1/5/2025).  

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dua anak kecil mencuri perhatian publik dalam aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (1/5/2025). 

Di tengah barisan massa yang memenuhi sisi Jl Mohammad Yamin, keduanya tampak membawa poster dengan pesan yang tegas "Cabut UU TNI dan Tolak RUU POLRI", serta "Subsidi Energi Gratis untuk Rakyat".

Meski bertubuh mungil, keberanian mereka memegang poster tersebut menjadi sorotan tersendiri. 

Baca juga: Usai Guncang Senayan, Gubernur Sulteng Jadi Trending Nasional Mendadak Ditelepon Menteri, Ada Apa?

Wajah mereka terlihat serius mengikuti barisan aksi yang berlangsung tertib. 

Tak jarang, mereka juga mengepalkan tangan kiri sembari menyerukan salam pergerakan, saat koordinator lapangan memimpin orasi.

Aksi damai ini merupakan bagian dari peringatan Hari Buruh yang digelar oleh sejumlah elemen serikat pekerja, mahasiswa, dan organisasi masyarakat sipil. 

Peserta aksi memulai long march dari Taman GOR hingga ke Lapangan Vatulemo, yang menjadi titik utama untuk menyampaikan aspirasi.

Baca juga: Gubernur Sulteng Anwar Hafid Ultimatum Perusahaan Tambang: Bantu Bangun Jalan atau Kena Sanksi

Puluhan aparat kepolisian dari Polresta Palu terlihat mengawal ketat jalannya aksi. 

Meski sempat menimbulkan kepadatan lalu lintas di beberapa titik, aksi berlangsung kondusif hingga akhir.

Para orator dalam aksi tersebut menyuarakan beragam tuntutan, mulai dari penolakan terhadap sejumlah regulasi keamanan yang dinilai berpotensi mengancam hak sipil, hingga desakan untuk ketersediaan subsidi energi bagi rakyat kecil.

Kehadiran dua anak kecil dalam barisan massa seakan menjadi simbol bahwa isu-isu ketimpangan sosial dan kebijakan negara turut dirasakan hingga ke generasi paling muda. 

Kehadiran mereka pun mendapat banyak simpati dan dukungan dari warga yang melintas. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved