Selasa, 21 April 2026

AS Keluarkan Travel Warning, Warganya Diminta Hindari Indonesia

Pemerintah AS tidak ingin warga negaranya jadi korban tewas atau diculik.

Editor: Regina Goldie
US Embassy in Spain
TRAVEL WARNING - Foto ilustrasi Travel warning dirilis Pemerintah Amerika Serikat (AS). Hari ini AS mengeluarkan travel warning bagi warganya bepergian ke Indonesia. 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan imbauan perjalanan bagi warganya untuk tidak melakukan kunjungan ke Indonesia.

Peringatan ini dikeluarkan secara resmi, dengan salah satu alasannya adalah meningkatnya ketegangan di wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

Menurut laporan US Express, konflik yang terjadi di kedua daerah tersebut dinilai berpotensi mengancam keselamatan warga negara AS.

Pemerintah AS tidak ingin warga negaranya jadi korban tewas atau diculik.

Baca juga: Samuel Yansen Pongi Dorong Siswa SMK Sigi Siap Hadapi Dunia Kerja

Pemerintah AS juga mengimbau kepada warga negaranya agar menghindari kerumunan seperti aksi unjuk rasa karena bisa membahayakan keselamatan mengingat adanya aksi separatis di dua Wilayah tersebut.

Tak cuma itu, Amerika Serikat juga memberikan lampu kuning untuk seluruh wilayah Indonesia secara umum.

Saat ini, Indonesia masuk dalam kategori peringatan perjalanan level 2 yang artinya wisatawan diminta untuk lebih berhati-hati.

Level 2 itu bukan berarti Indonesia tidak aman, tapi ada sejumlah risiko yang perlu diwaspadai,seperti potensi kejahatan, kerusuhan, wabah penyakit, atau bencana alam.

Baca juga: Terima Kunjungan Bupati Tana Tidung, Amirudin: Banggai Lengkap Sumber Daya Alamnya

Karena itu, pemerintah di sana mengimbau warganya yang tetap ingin bepergian ke Indonesia disarankan untuk selalu waspada, mengikuti perkembangan situasi, dan mematuhi anjuran dari otoritas setempat.

"Waspadai risiko yang meningkat terhadap keselamatan dan keamanan. Departemen Luar Negeri memberikan saran lebih lanjut bagi para pelancong ke wilayah-wilayah ini dalam peringatan perjalanan. Kondisi di negara mana pun dapat berubah sewaktu-waktu," tulis imbauan departemen itu.

Baca juga: Desa Karawana Sigi Jadi Percontohan Koperasi Desa Merah Putih di Sulteng

Sejauh ini belum ada penjelasan dari Kementerian Luar Negeri RI.

Namun yang pasti, salah seorang warga Amerika Bill Gates berada di Indonesia.

Kemarin, orang terkaya dunia sekaligus pendiri Microsoft ini bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Presiden Jakarta, Rabu (7/5/2025) kemarin.

Bill Gates juga  terlihat bersama-sama Prabowo meninjau program makan bergizi gratis (MBG) di SDN Jati 03, Pulogadung, Jakarta Timur. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved