Sabtu, 11 April 2026

Parimo Hari In

Apel Perdana, Kapolres Parimo Minta Personel Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kapolres Hendrawan mengingatkan seluruh personel untuk tetap menjaga semangat pengabdian meskipun sedang dihadapkan pada pengetatan anggaran negara.

Penulis: Abdul Humul Faaiz | Editor: Fadhila Amalia
Humas Polres Parimo
Kapolres Parigi Moutong (Parimo), AKBP Hendrawan, SIK memimpin apel perdana setelah menduduki jabatan Kapolres Parimo, Jumat (9/5/2025). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Kapolres Parigi Moutong (Parimo), AKBP Hendrawan, SIK menegaskan bahwa setiap personel wajib menjaga kepercayaan masyarakat.

Sebab, kepercayaan masyarakat adalah aset utama yang lebih kuat daripada seribu peralatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Pernyataan ini disampaikan Hendrawan dalam apel pertamanya setelah menduduki jabatan Kapolres Parimo, Jumat (9/5/2025).

Baca juga: Polres Parimo Perketat Pengamanan Jalannya Debat Dalam Rangka PSU Pilkada

Kapolres Hendrawan mengingatkan seluruh personel untuk tetap menjaga semangat pengabdian meskipun sedang dihadapkan pada pengetatan anggaran negara.

Dia berharap personel Polres Parimo serta jajaran dapat menumbuhkan budaya kerja yang ikhlas dan efisien.

"Berbuat lebih, dengan fasilitas yang mungkin terbatas. Kepercayaan rakyat adalah alat utama kita. Jika rakyat percaya, itu lebih kuat dari seribu peralatan," ujarnya.

Selain itu, Hendrawan juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat pasca PSU.

Menurutnya, situasi pasca PSU merupakan momen rawan yang bisa mengganggu stabilitas keamanan jika tidak dikelola dengan baik.

"Kita hadir untuk meneduhkan, bukan memprovokasi. Tugas kita bukan hanya mengamankan proses, tetapi juga merawat kembali rasa kepercayaan masyarakat terhadap institusi ini," tambahnya.

Baca juga: Satreskrim Polres Parimo Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat Sebabkan Korban Meninggal

Hendrawan juga mengingatkan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung psikologis masyarakat, apalagi di tengah tekanan ekonomi yang diperkirakan akan meningkat.

"Jangan sampai kita menjadi bagian dari prediksi tekanan itu. Kita harus hadir sebagai pelindung psikologis, memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat," pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved