Palu Hari Ini
Mardiyah Bagi Tips Untuk Gen Z Dan Milenial Untuk Keluar dari Zona Doom Spending
Menurut Ice, masih banyak masyarakat Sulteng yang belum mendapatkan literasi keuangan dengan baik.
Penulis: Supriyanto | Editor: Regina Goldie
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Supriyanto Ucok
TRIBUNPALU.COM, PALU - Mardiyah yang akrab disapa dengan panggilan Ice itu membagikan tips dan skala prioritas pada Gen Z dan milenial untuk keluar dari zona Doom Spending.
Menurut Ice, masih banyak masyarakat Sulteng yang belum mendapatkan literasi keuangan dengan baik.
"Kita buat bagaimana caranya kolaborasi agar warga Sullteng bisa melek dengan keuangan,"ucapnya.
Ia juga menilai perilaku menabung Gen Z dan milenial sudah berkurang di masa sekarang.
Baca juga: Mardiyah Sebut 7 Dari 10 Orang Terkena Financial Stress Akibat Doom Spending Dan Impulse Buying
"Tidak ada tabungan jangka panjang, doom spending itu kebiasaan yang buruk, Anak muda sekarang susah membedakan kebutuhan dan keinginan,"jelasnya.
Menurut Mardiyah, terdapat 6 hal yang perlu dilakukan, diantaranya :
1. Sisipkan dana sosial.
2. Emergency fun.
3. Utang ideal dengan rasio 35 persen.
4. Insurance.
5. Investasi, dan
6. Dana pensiun dan waris.
Baca juga: Imigrasi Jaring 170 WNA dalam Operasi Wira Waspada
Hal itu menurutnya perlu dilaksanakan dengan disiplin dan dibarengi doa.
Hal itu ia sampaikan pada podcast bersama Tribun Motesa-tesa, Jumat (16/5/2025).
"Mulai dari sekarang harus berbenah, harus bisa kita mulai praktek hidup, financial goals, aplikasi keuangan, financial heal check up, dan lainnya,"kata Ice dengan sapaan akrabnya. (*)
| Tiba di Palu, Eka Arwati Ingin Buka Usaha Jual Makanan di Kampus |
|
|---|
| Eka Arwati Mengaku Punya Trauma Dengan Pria Sejak SD, Berniat Bunuh Diri Saat Masih Berada di Oman |
|
|---|
| Aksi Pencurian di Palu Diduga Dilakukan Pelaku Sama, Terekam di Masjid dan Toko Bangunan |
|
|---|
| Pengemis Cilik Menjamur di Pusat Kota Palu, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Eksploitasi Anak |
|
|---|
| Pekerja Padat Karya di Mantikulore Palu Mengeluh, Pemotongan Gaji Dinilai Tidak Adil |
|
|---|