Palu Hari Ini
Radar Sulteng Resmi Berganti Nama Menjadi Radar Palu
Setelah hampir 24 tahun hadir dan menjadi bagian dari kehidupan pembacanya, Radar Sulteng kini bertransformasi menjadi Radar Palu.
Penulis: Robit Silmi | Editor: Fadhila Amalia
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi
TRIBUNPALU.COM, PALU – PT Radar Sulteng Membangun, anak perusahaan Jawa Pos Group di Sulawesi Tengah, hari ini secara resmi melakukan rebranding (berganti merek) terhadap koran hariannya di Sulawesi Tengah.
Setelah hampir 24 tahun hadir dan menjadi bagian dari kehidupan pembacanya, Radar Sulteng kini bertransformasi menjadi Radar Palu.
Baca juga: BREAKINGNEWS: Diduga Depresi Masalah Rumah Tangga, Pria Gantung Diri di Jl Miangas Palu
Direktur PT Radar Sulteng Membangun, Murthalib mengatakan, pergantian nama ini tentu menimbulkan pertanyaan dari publik, mengingat nama Radar Sulteng telah melekat di benak pembaca.
Namun, di tengah tantangan besar yang dihadapi industri media cetak, langkah rebranding ini merupakan upaya Jawa Pos Group untuk menghadirkan semangat baru dan kualitas yang lebih baik dalam menyajikan informasi bagi masyarakat.
“Meski berganti nama, manajemen tetap mempertahankan identitas “RADAR” yang merupakan ciri khas seluruh koran lokal di bawah naungan Jawa Pos Group di seluruh Indonesia.
Baca juga: DPR Soroti Dugaan Aliran Dana Kasus Korupsi Bos Sritex Iwan Setiawan, Minta Kejagung Usut Tuntas
Ini merupakan bagian dari strategi besar Jawa Pos untuk memperkuat kehadiran medianya di berbagai wilayah, termasuk Sulawesi Tengah,” sebut Murthalib.
Pemilihan nama Radar Palu bukan untuk menunjukkan eksklusivitas pada satu wilayah tertentu. Sebaliknya, “Palu” dipilih karena mengandung makna filosofis yang kuat.
Baca juga: Aksi Kamisan Palu ke-65 Digelar Bertema Tolak Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Dalam budaya Kaili, Palu diartikan sebagai tanah yang terangkat, simbol kebangkitan dan harapan. Secara harfiah, palu adalah alat yang dapat membentuk atau menghancurkan sesuatu yang keras menggambarkan peran media sebagai penempa opini publik dan pengurai masalah sosial.
“Dengan semangat tersebut, RADAR PALU diharapkan menjadi media yang mampu ‘terangkat’ kembali eksistensinya, hadir sebagai penyampai informasi yang terpercaya, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat melalui pemberitaan yang berkualitas dan mendalam,” papar mantan Pemimpin Redaksi Radar Sulteng ini.
Baca juga: 14 Peserta Seleksi KPID Sulteng Lolos ke Uji Kelayakan dan Kepatutan
Saat ini, Radar Palu menjadi satu-satunya koran grup Jawa Pos yang hadir di Sulawesi Tengah.
Kepada para pembaca, pelanggan setia, dan seluruh mitra kerja, kami menyampaikan komitmen bahwa kualitas jurnalistik dan tampilan yang disuguhkan oleh RADAR PALU akan tetap terjaga, bahkan lebih baik dari sebelumnya. (*)
| Marak Anak Jadi Pengemis di Kota Palu, Dinsos Duga Eksploitasi Terkoordinir |
|
|---|
| Adelista, Peserta Magang TLI, IRT 3 Anak Menggantungkan Cita-cita Lewat Kursus Bahasa Mandarin |
|
|---|
| Tak Sulit Terapkan Instruksi Wali Kota, SMPN 6 Palu Sudah Biasakan Hidup Bersih |
|
|---|
| 84 Kecelakaan Terjadi di Palu Periode Januari-Maret 2026, 9 Korban Meninggal Dunia |
|
|---|
| 79 Siswa SMPN 6 Palu Tak Ikut TKA, Andalkan Jalur Zonasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/PT-Radar-Sulteng.jpg)