Selasa, 14 April 2026

Prediksi BMKG Penentuan Awal Dzulhijjah 2025

Penentuan awal bulan Hijriyah ini sangat penting bagi umat Islam karena berhubungan dengan waktu ibadah, terutama bulan Ramadan, Syawal dan Dzulhijjah

Editor: Fadhila Amalia
TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai institusi pemerintah yang salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah memberikan pelayanan tanda waktu dan posisi bulan dan matahari.  

TRIBUNPALU.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai institusi pemerintah yang salah satu tugas pokok dan fungsinya adalah memberikan pelayanan tanda waktu dan posisi bulan dan matahari. 

Dalam kalender yang digunakan manusia dalam pengaturan waktu sehari-hari adalah Bulan Qomariyah (bulan Hijriah) didasarkan keteraturan peredaran Bulan dalam mengelilingi Bumi, dan Bumi bersama Bulan dalam mengelilingi Matahari.

Baca juga: DPRD Banggai Laut Sidang Dinas Pendidikan, Bahas Gaji Guru Honorer Belum Terbayarkan

Penentuan awal bulan Hijriyah ini sangat penting bagi umat Islam karena berhubungan dengan waktu ibadah, terutama bulan Ramadan, Syawal, dan Dzulhijjah.

Oleh karenanya, BMKG memberikan pertimbangan secara ilmiah kepada stake holder (Kementerian Agama, dll) dalam penentuan awal bulan hijriyah. 

Selain memberikan informasi data-data Hilal hasil hisab (perhitungan), BMKG juga melaksanakan rukyat (observasi) hilal di 37 lokasi di Indonesia.

Pelaksanaan rukyat BMKG dapat disaksikan secara online (Live Streaming) di kanal https://hilal.bmkg.go.id/ setiap bulan.

Baca juga: Diperiksa terkait Kasus Ijazah Jokowi, Rismon Sianipar Ngaku Ditanya soal Diskusi dengan Roy Suryo

Penentuan awal bulan Dzulhijah 2025/ 1446 H, BMKG menyampaikan informasi data-data Hilal (hasil Hisab) saat Matahari terbenam, yang dapat digunakan juga dalam pelaksanaan Rukyat (Observasi) Hilal.

Merujuk data BMKG, ditampilkan informasi astronomis Hilal untuk seluruh kota di Indonesia saat Matahari terbenam pada hari Selasa, tanggal 27 Mei 2025.

Prediksi BMKG Penetuan Awal Dzulhijjah 2025
1. Penentuan awal bulan Zulhijah 1446 H, konjungsi akan terjadi pada:

Baca juga: Jadwal Sidang Isbat 1 Dzulhijjah 2025 dan 114 Titik Lokasi Pantau Hilal Kemenag

Selasa, 27 Mei 2025 M, pukul 3.2.15 UT atau Selasa, 27 Mei 2025 M, pukul 10.2.15 WIB atau Selasa, 27 Mei 2025 M, pukul 11.2.15 WITA atau Selasa, 27 Mei 2025 M, pukul 12.2.15 WIT.

Baca juga: Serunya Outing Class TK ke Kantor Damkar Palu, Kenal Profesi dan Peralatan Pemadam

Di wilayah Indonesia pada tanggal 27 Mei 2025, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.25.48 WIT di Merauke, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.48.46 WIB di Sabang, Aceh. 

Dengan memperhatikan waktu konjungsi dan Matahari terbenam, dapat dikatakan konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam tanggal 27 Mei 2025 di wilayah Indonesia.

2. Secara astronomis pelaksanaan rukyat Hilal penentu awal bulan Zulhijah 1446 H bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah Matahari terbenam tanggal 27 Mei 2025.

Sementara bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan awal bulan Dzulhijah 1446 H, perlu diperhitungkan kriteria-kriteria hisab saat Matahari terbenam tanggal 27 Mei 2025 tersebut.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved